Pertimbangan Golkar Mencopot Jabatan Yorrys

Arga sumantri    •    Kamis, 12 Oct 2017 03:25 WIB
partai golkar
Pertimbangan Golkar Mencopot Jabatan Yorrys
Politikus Golkar Yorrys Raweyai. ANT/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Jakarta: Yorrys Raweyai dicopot dari jabatannya sebagai Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Partai Golkar. Ketua Bidang Organisasi dan Daerah Golkar Freddy Latumahina menyebut ada sejumlah pertimbangan partai saat mengganti jabatan kader.

Pertama, kata dia, pengurus bisa dicopot dari jabatannya jika tiga bulan berturut-turut tidak aktif dalam partai. Lalu, pencopotan jabatan secara otomatis diberlakukan jika seorang kader pindah partai.

"Ketiga, seseorang yang sudah kena teguran, kemudian tindakan itu diulangi, dia akan mendapat penilaian," kata Freddy di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu 11 Oktober 2017.

Selain itu, kata Freddy, pergeseran pengurus dalam struktur kepartaian sangat lumrah terjadi. Seseorang bisa direposisi dari tempat satu ke tempat lain kapanpun sesuai kebijakan partai.

"Yang jelas itu kriteria yang dipakai ketua umum (mengganti pengurus) sebagaimana yang diamanatkan Rapimnas," ungkapnya.

Golkar resmi melakukan revitalisasi kepengurusan dan diumumkan dalam pleno DPP. Sebelum revitalisasi, Golkar memiliki 279 pengurus. Sekarang, pengurus pusat partai berlambang beringin itu bertambah menjadi 301 orang.

Yorrys jadi salah satu pengurus yang dicopot dari jabatannya di kepenguruaan partai berlambang beringin. Posisi Yorrys di Korbid Polhukam Golkar diisi oleh Letjen (Purn) Eko Wiratmoko.


(DRI)