Ngabalin: Jokowi Mengerti Cara Menghadapi Amien Rais

Achmad Zulfikar Fazli    •    Minggu, 10 Jun 2018 15:49 WIB
jokowiamien raispilpres 2019
Ngabalin: Jokowi Mengerti Cara Menghadapi Amien Rais
Presiden Joko Widodo bersama Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin. Foto: Dokumen Ali Mochtar Ngabalin

Jakarta: Presiden Joko Widodo dinilai mengerti cara menghadapi kritik dan tantangan dari Amien Rais. Apalagi, keduanya berasal dari daerah yang sama yakni Solo, Jawa Tengah.

"Saya pastikan insyaallah Bapak Presiden sangat tahu bagaimana harus menyikapi atau meladeni Pak Amien Rais," kata Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin kepada Medcom.id, Minggu, 10 Juni 2018.

Menurut dia, Jokowi sangat paham filosofi orang Jawa 'sugih tanpo bondo, ngluruk tanpo bolo, menang tanpo ngasorake'. Jika diartikan, sugih tanpo bondo ialah kaya tanpa harta benda, ngluruk tanpo bolo artinya menggeruduk tanpa bala tentara atau bala bantuan, dan menang tanpo ngasorake yakni menang tanpa merendahkan. "Beliau (Jokowi) paham itu."

Baca: Ngabalin Minta Amien Rais Jaga Lisan

Karena itu, ia mengimbau Amien Rais untuk bisa menjaga keteduhan. Ia meminta semua orang termasuk Amien Rais untuk menghormati suasana bulan Ramadan.

"Umat atau masyarakat ini butuh suasana yang teduh. Saya yakin Presiden mengerti itu, saya percaya dan saya mengimbau kepada tokoh siapapun agar suasana ini kita hormati, kita jaga baik-baik," ujar dia.

Amien Rais sebelumnya menantang Jokowi berduel secara fair dan gentle di Pilpres 2019. Dia siap mengalahkan Jokowi secara konstitusional.

"Jadi saya menantang Pak Jokowi, mari kita bertanding secara fair. Mari kita duel secara gentle. Artinya apa, kita enggak usah jihad dengan fisik, menimbulkan bloodshed, tumpah darah, itu nanti ada masanya, kalau semua mentok saya kira itu perlu. Tapi itu masih jauh, masih ada cara lain, yaitu kita turunkan dengan demokrasi dan konstitusi," kata Amien dalam 'Tausyiah Kerakyatan 2019 Indonesia Pasca Jokowi' di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu, 9 Juni 2018.





(AZF)