Fahri Duga Banyak yang Tak Suka Garbi Membesar

Whisnu Mardiansyah    •    Jumat, 18 Jan 2019 19:41 WIB
pks
Fahri Duga Banyak yang Tak Suka Garbi Membesar
Politikus PKS Fahri Hamzah--Metrotvnews.com/Gervin Nathaniel Purba.

Jakarta: Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah menanggapi banyaknya spanduk penolakan Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) di sejumlah lokasi di Jabodetabek. Fahri menduga banyak pihak yang tak suka dengan berdirinya organisasi besutan Anis Matta itu.

"Enggak paham lah itu, mungkin gara-gara GARBinya mulai besar kali, mulai greget kali. Karena mau ada deklarasi ini saya dengar, saya juga diundang," kata Fahri di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 18 Januari 2019.

Fahri enggan berspekulasi pemasangan spanduk dilakukan loyalis PKS kubu Sohibul Iman. Fahri memastikan kegiatan GARBI tak berhenti. "GARBI jalan terus ya kan, karena GARBI ini kan ormas, bukan partai politik. Dia enggak ikut partai, dia enggak punya caleg. Ngapain juga membenci GARBI," jelasnya.

Setelah adanya deklarasi Gerakan Arah Baru Indonesia (Garbi) di Jawa Barat belum lama ini, kini bermunculan spanduk penolakan organisasi  tersebut di sejumlah lokasi di Jabodetabek.

Baca: PKS Dirongrong Garbi

Spanduk yang bertuliskan 'Tolak Garbi' dan di bawahnya ada tulisan 'Jabodetabek Menolak Garbi'. Ada tiga spanduk yang dipasang di antara warna hitam berlogo lambang Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sementara yang berwarna merah bertuliskan 'Garbi Ormas Haram', 'Awas Bahaya Laten Garbi' dan di bawahnya ada tulisan 'Jabodetabek Tolak Garbi'.

Sepanduk ketiga berwarna putih dengan tulisan yang sama dengan spanduk warna merah. Terpantau spanduk tersebut dipasang di Kalimalang dan Jatiwaringin. "Saya tidak tahu mas, spanduk itu sudah terpasang sejak pagi tadi," kata Danu, warga Jatiwaringin, Rabu 16 Januari 2019.

Garbi merupakan organisasi kemasyarakatan yang diinisiasi mantan Ketua Umum PKS Anis Matta.


(YDH)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA