Partai Republik Minta Keadilan

M Rodhi Aulia    •    Jumat, 29 Dec 2017 03:45 WIB
pemilupartai politik
Partai Republik Minta Keadilan
Komisi Pemilihan Umum. Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Jakarta: Partai Republik berharap keadilan melalui sebuah proses penanganan gugatan di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Meski begitu, Partai Republik mengapresiasi kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait verifikasi administrasi. 

"Kita sebenarnya terima kasih sudah diteliti oleh KPU, tapi kita juga menuntut keadilan supaya kita disamakan dengan partai lain yang sudah diloloskan (ke verifikasi faktual)," kata Wasekjen Partai Republik Warsono kepada Medcom.id, Kamis, 28 Desember 2017.

Warsono menduga pihaknya tidak diloloskan KPU dalam proses administrasi karena keanggotaan partainya yang dinilai tidak memenuhi syarat. Warsono mengakui hal itu bisa saja terjadi karena pihaknya keliru saat input data ke sistem informasi parpol (sipol).

"Memang saat upload ke sipol saat masa perbaikan ada kendala di jaringan (internet). Mungkin ada yang tercecer," ucap dia.

Warsono meyakini pihaknya memenuhi syarat soal keanggotaan. Warsono bersyukur ada mekanisme lanjutan di Bawaslu.

Mekanisme tersebut untuk memperbaiki data sehingga yang diharapkan akhirnya dinyatakan memenuhi syarat dan lanjut ke verifikasi faktual. "Kalau kepengurusan, kita tidak ada masalah," tandas dia.

Sebelumnya, KPU menyatakan tujuh parpol tidak berhak melaju ke tahap verifikasi faktual dalam proses untuk menjadi calon peserta pemilu serentak 2019. Tujuh partai yang dinyatakan tidak memenuhi syarat itu adalah PPPI, PIKA, Partai Bhinneka, Parsindo, Partai Republik, Partai Idaman dan Partai Rakyat. 


(DMR)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA