Pengamat: Manuver Cak Imin ke Jokowi Bisa Sia-sia

Misbahol Munir    •    Kamis, 17 May 2018 20:34 WIB
pkbpilpres 2019
Pengamat: Manuver Cak Imin ke Jokowi Bisa Sia-sia
Ketua UmumDPP PKB Muhaimin Iskandar. Foto: MI/Immanuel Antonius

Jakarta: Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menegaskan tak akan mengubah niatnya menjadi calon wakil presiden pada Pilpres 2019. Dalam berbagai kesempatan Cak Imin, sapaan Muhaimin, mengatakan hanya ingin berpasangan dengan incumbent Joko Widodo. Niatan itu ia buktikan dengan deklarasi relawan JOIN (Jokowi-Imin).

Namun hasrat itu belum mendapat sinyal kuat dari Jokowi. Sehingga tak jarang juga Cak Imin bermanuver ingin berpasangan dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Pengamat Politik Charta Politica Muslimin menilai upaya Cak Imin memperlihatkan ambisi politik yang kurang elok dan tidak etis.

“Bahkan Muhaimin mungkin saja tidak hanya menanawarkan diri ke Jokowi dan Prabowo. Jika ada tokoh lain yang berpotensi menjadi capres, ia juga akan menawarkan dirinya,” ujar alumni Pascasarjana Universitas Indonesia jurusan Komunikasi Politik ini, Kamis, 17 Mei 2018.

Muslimin juga menilai upaya Cak Imin menawarkan diri kepada beberapa bakal capres ini menunjukkan belum adanya sinyal yang diberikan Jokowi untuk menggandenganya.

"Sehingga ia mencoba untuk menyebut bisa berpaling ke calon lain dan berupaya untuk memberikan bargaining kepada Jokowi agar segera untuk melamarnya," jelasnya.

Jika itu memang merupakan upaya bargaining Cak Imin ke Jokowi, menurut Muslimin, kurang tepat. Sebab dari sisi jumlah kursi untuk pencalonan, Jokowi sudah bisa maju tanpa ada dukungan PKB. Apalagi masih banyak ketua umum partai lain yang bisa bersaing dengan Cak Imin.

"Ada Airlangga Hartanto dari Golkar dan Romahurmuziy dari PPP yang juga memungkinkan digandeng oleh Jokowi. Golkar secara jumlah kursi jauh lebih besar dibanding PKB. Sementara PPP juga dari awal mendukung Jokowi" kata dia.


(MBM)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA