Golkar Gandeng Hanura di Pilkada Kota Bandung

M Sholahadhin Azhar    •    Sabtu, 26 Aug 2017 07:33 WIB
pilkada serentakpilkada 2018
Golkar Gandeng Hanura di Pilkada Kota Bandung
Bakal calon wali kota Bandung dari Golkar, Nurul Arifin/MTVN/M Sholahadhin Azhar.

Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Golkar akan berkoalisi dengan Hanura di Pilkada 2018 Kota Bandung, Jawa Barat. Hal itu diungkapkan bakal calon wali kota Bandung dari Golkar, Nurul Arifin.

"Sementara ini yang sudah pasti dengan Hanura (akan resmi berkoalisi)," kata Nurul di sela Workshop Nasional Kesatuan Perempuan Partai Golkar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Jumat 25 Agustus 2017.

Di Bandung, Golkar memiliki 6 kursi DPRD dan Hanura juga memiliki jumlah kursi serupa. Saat ini, Nurul mengaku tengah mempersiapkan diri dan terus bersosialisasi.

Nurul optimistis terkait elektabilitasnya. Nurul merujuk pada hasil survei yang menempatkan dirinya di tiga besar. "Jadi ke depannya mudah-mudahan kita tinggal menentukan dengan siapa (saja) kita akan berkoalisi. Kemudian menentukan dengan siapa wakilnya," sebut Nurul.

Lebih lanjut, mantan aktris era 90-an ini sedikit mengkritik proses Pilkada yang erat kaitannya dengan politik pecah belah. Ia berharap di pesta demokrasi 2018 ke depan, isu tersebut tidak dijadikan komoditas oleh calon-calon kepala daerah.

"Semoga pertarungannya bisa berjalan dengan fair. Jadi tidak ada isu SARA dimunculkan, black campaign, yang hasilnya memecah belah publik," kata Nurul.

Tugas Berat

Nurul Arifin mengutip pernyataan Menteri Sosial terkait paradoks kondisi Bandung. Di kota itu, kata Khofifah, kemiskinan masih bisa dilihat di segala sudut. Keadaan ini kontras dengan gelar Bandung sebagai kota mode atau kota kreatif dan sebutan lain. Nurul melihat ini sebagai tantangan yang harus dijawab.

Caranya dengan membangun infrastruktur yang tepat guna, untuk mengakomodasi mobilitas dan kebutuhan warga Bandung. Selain itu lapangan pekerjaan juga diperluas, melalui industri kreatif dan pengembangan potensi lainnya.

"Jadi kalau saya mau maju di sana tentu saya harus menciptakan banyak lapangan pekerjaan dan pembangunan infrastruktur. Diperlukan karena Bandung sangat macet terutama di wilayah pinggiran yang kita tidak sangka. Jadi untuk meningkatkan lapangan pekerjaan tentu saja dengan membuka infrastruktur dan lapangan kerja baru," pungkasnya.



(DHI)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

3 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA