Kena OTT, Golkar Siapkan Bantuan Hukum buat Ridwan Mukti

Renatha Swasty    •    Selasa, 20 Jun 2017 14:51 WIB
ridwan mukti
Kena OTT, Golkar Siapkan Bantuan Hukum buat Ridwan Mukti
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham. ANT/Reno Esnir

Metrotvnews.com, Jakarta:  Partai Golkar akan memberikan bantuan hukum kepada Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti, yang ditangkap KPK tadi pagi. Golkar akan mencari informasi yang sebenarnya.
 
Sekjen Partai Golkar Idrus Marham tak menampik Ridwan Mukti kena operasi tangkap tangan KPK.  "Ya memang benar, tadi saya mendengarkan informasi itu dan mengetahui dari beberapa media online. Saya akan komunikasi dengan ketua harian DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, saudara Imran. Meminta untuk mengikuti perkembangan," kata Idrus di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Selasa 20 Juni 2017.
 
Idrus mengatakan, Golkar masih mencari informasi duduk masalah sebenarnya. Sebab, masalah penangkapan itu belum jelas. Golkar sudah menugaskan Ketua Bidang Hukum dan HAM untuk memberikan pengawalan.
 
"Dalam rangka pengawalan untuk memastikan proses hukum yang dilakukan KPK berjalan berdasarkan fakta hukum yang ada. Sehingga proses berjalan secara adil ke depan," ujar Idrus.
 
Idrus mengatakan, partai belum berniat memberikan sanksi pada Ridwan. Golkar masih menunggu proses hukum yang berjalan di KPK.
 
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap lima orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Bengkulu. Satu di antaranya Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti. Selain mengamankan lima orang, KPK juga menyita sejumlah uang yang ditaruh di dalam kardus. Lima orang itu akan diterbangkan ke Jakarta sore ini buat diperiksa lebih lanjut.
 
Kasubid Humas Polda Bengkulu, Kompol Mulyadi, membenarkan ada kegiatan tangkap tangan yang dlakukan penyik KPK. "Iya benar, istri gubernur, gubernur dan seorang kontraktor bersama tim KPK sedang berada di Direskrimsus," kata Mulyadi dikutip dari Antara.
 
Namun, Mulyadi menolak memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus dan barang bukti yang disita tim KPK. Sepanjang bulan Ramadan, KPK cukup rajin melakukan operasi tangkap tangan. Terhitung, operasi tangkap tangan ini merupakan ke-4 kalinya sepanjang bulan puasa.
 


(FZN)

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

1 hour Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan internal terhadap tujuh orang penyidi…

BERITA LAINNYA