PGI: Kalau Rukun, Bangsa akan Maju

Achmad Zulfikar Fazli    •    Kamis, 11 Jan 2018 17:15 WIB
nkri
PGI: Kalau Rukun, Bangsa akan Maju
Panitia Musyawarah Besar Pemuka Agama/Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli

Jakarta: Gangguan terhadap kerukunan antaragama dan masyarakat masih terjadi di Indonesia. Akibatnya, proses pembangunan dan kemajuan masyarakat terhambat.

"Kita ingin kembali meraih kekuatan bangsa kita ini yakni kerukunan. Kalau kita rukun bangsa ini akan maju," kata Sekretaris Umum Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) Pdt. Gomar Gultom dalam jumpa pers di Kantor Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban (UKP-DKAAP), Jalan Teuku Umar, Jakarta, Kamis, 11 Januari 2018.

Gangguan, tegas Gomar, tidak datang dari dalam negeri. Gangguan muncul dari luar dengan mengubah tata cara berkehidupan masyarakat.

"Namun disadari belakangan ini ada sedikit gangguan-gangguan terhadap kerukunan ini. Ini tidak dari lokal Indonesia, gangguan ini dari luar yang memengaruhi cara beragama kita di Indonesia sehingga terganggu," ujar dia.

Sekretaris Komisi Hubungan Agama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia (HAK KWI) Romo Agus Ulahayanan menjelaskan setiap masyarakat punya kewajiban menjaga kerukunan. Kerukunan sangat penting demi kemajuan negara.

"Kalau kita mau maju, mari kita rukun," tegas Agus.

Agus ingin masyarakat menyadari kerukunan sebagai kebutuhan yang harus terus dijaga. Terlepas ada gangguan atau tidak, kata dia, kerukunan tetap harus dipelihara.

"Bukan karena ada konflik kita baru bicara kerukunan. Tidak ada pun itu harus, dalam satu keluarga kecil saja dia berbeda-beda itu ada. Apalagi bangsa yang begitu besar ini dengan begitu aneka ragam. Kami rasa ini yang sangat penting," beber Agus.


(OJE)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

4 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA