Kelas Menengah Kuat, Hoaks Tak Laku

Achmad Zulfikar Fazli    •    Kamis, 10 Jan 2019 18:45 WIB
hoax
Kelas Menengah Kuat, Hoaks Tak Laku
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj--Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.

Jakarta: Pemerintah diminta memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat menengah, khususnya warga Nahdliyin yang mayoritas tinggal di pedesaan. Sebab, fitnah serta berita bohong atau hoaks diyakini akan hilang bila perekonomian masyarakat bisa terangkat.

Hal itu disampaikan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj saat bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Presiden, Jakarta. Dalam pertemuan itu, Kalla juga berpesan agar Nahdlatul Ulama tetap terdepan menjaga persatuan.

"Ya kalau kelas menengahnya kuat, saya kira hoaks enggak akan laku. Ini karena kelas menengahnya lemah, di bawah garis kemiskinan, miskin, maka mudah sekali terkena pengaruh hoaks," kata Said di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis, 10 Januari 2019.

Baca: Hoaks Surat Suara Klop dengan Isu Jutaan Pemilih Ganda

Menurut dia, bahaya hoaks ini sudah lama diwanti-wanti. Bahkan, kata dia, pada abad 14-15 sudah ada peringatan soal hoaks ini. Hal itu juga dinilai telah dijelaskan dalam Alquran surat Al Qalam. "Jadi sepertinya Alquran sudah warning untuk era sekarang," ucap dia.

NU, jelas dia, juga sudah memutuskan hoaks haram. Sehingga, dia menjamin warga Nahdliyin tak akan menyebarkan hoaks.

"Kalau untuk warga NU saya jamin. Santri-santri, kiai-kiai NU, enggak mungkin bikin hoaks 7 kontainer dicoblos, enggak mungkin, pasti bukan NU. Saya jamin bukan NU," tegas dia.


(YDH)