Kominfo akan Tindak Konten Negatif Terkait Pemilu 2019

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 06 Dec 2018 12:51 WIB
pemilu serentak 2019
Kominfo akan Tindak Konten Negatif Terkait Pemilu 2019
Suasana diskusi publik terkait 'Tantangan Keamanan Siber dalam Pemilu 2019' di Hotel Akmani, Menteng, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018. Foto: Dian Ihsan/Medcom.id

Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan mengawasi konten-konten negatif menjelang Pemilu 2019. Kominfo bakal menindak tegas konten-konten yang melanggar aturan Pemilu.

"Pengaturan konten, kami akan tindak langsung jika kontennnya terkait pornografi dan judi. Kalau di luar itu, pelanggaran pemilu kami tunggu instansi terkait dalam hal ini KPU dan Bawaslu," kata Kepala Seksi Infrastruktur Pengendalian Keamanan Internet Kominfo, Riko Rasota Rahmada dalam diskusi publik terkait 'Tantangan Keamanan Siber dalam Pemilu 2019' di Hotel Akmani, Menteng, Jakarta, Kamis, 6 Desember 2018.

Menurut dia, pengaturan konten bersifat reaktif. Kominfo akan bekerja selama 24 jam untuk membersihkan konten berita bohong atau hoaks.

Dia menilai tantangan di Pemilu 2019 cukup besar. Kominfo akan berada di jalur tengah dalam menertibkan konten-konten negatif selama pemilu. 

"Kita akan netral di Pemilu 2019 dalam menindak konten yang melanggar aturan pemilu. Karena kita itu institusi pemerintah, jadi harus jaga keamanan pemilu, agar berjalan dengan baik," jelas dia.

Menteri Kominfo Rudiantara juga telah menginstruksikan kepada seluruh pegawainya untuk mengantisipasi konten-konten negatif. Terutama, konten yang bisa memecah belah atau menimbulkan kericuhan di masyarakat. 

"Kami terus awasi potensi dan setiap perkembangannya, agar kondusif. Kami juga terus memberikan literasi pendidikan yang positif kepada masyarakat, agar digital itu makin lebih baik digunakan masyarakat," pungkas dia.




(AZF)