PAN dan Partai Demokrat Siap Diverfikasi Ulang

Ilham wibowo    •    Jumat, 12 Jan 2018 00:43 WIB
pemilu serentak 2019
PAN dan Partai Demokrat Siap Diverfikasi Ulang
Ketua DPP PAN Yandri Susanto. MI/M Irfan.

Jakarta: Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat siap melakukan verifikasi faktual ulang untuk lolos sebagai peserta Pemilu 2019. Kesiapan itu sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan permohonan uji materi dalam Pasal 173 ayat (1) dan (3) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. 

"Seluruh Parpol harus siap (verifikasi faktual ulang), PAN tentunya siap," kata Ketua DPP PAN Yandri Susanto dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Januari 2018. 

Baca: MK Putuskan Parpol Peserta Pemilu 2014 Harus Verifikasi Ulang

Anggota Komisi II DPR ini menuturkan masalah yang akan dihadapi, khususnya bagi partai politik baru. Sebab, anggaran pelaksanaan faktual ulang akan dibebankan kepada partai politik yang ingin ikut dalam Pemilu 2019

"Apakah anggaran tersedia dengan sisa waktu yang sudah mepet ini," terang Yandri.

Sikap KPU dan Bawaslu sangat dinanti terkait pelaksanaan hasil putusan MK ini. Mau tak mau, penyelenggara pemilu harus menjalankan UU yang berlaku.

"Saya belum tahu strategi KPU, tapi apapun (putusan MK) harus dilaksanakan, apabila tidak, ya KPU melanggar Undang-undang," tandas Yandri.

Baca: Golkar Yakin Lolos Verifikasi Faktual

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo juga mengatakan hal serupa terkait kesiapan partainya melakukan verifikasi faktual ulang. Ia menilai, KPU kini mesti menjamin kelancaran dampak yang terjadi seperti tahapan proses pemilu yang sebelumnya telah dijadwalkan. 

"Sudah dijadwalkan. KPU harus bisa menyelesaikan dengan waktu yang tersisa ini," tegas Roy.

Sebelumnya, gugatan terhadap Pasal 173 ayat (1) dan ayat (3) UU Pemilu diajukan oleh Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama. Gugatan itu dikabulkan MK. Dengan dikabulkannya gugatan terhadap Pasal 173, seluruh partai peserta pemilu 2014 harus mengikuti verifikasi faktual. 




(DRI)