Jokowi Diminta jadi Pembicara di Astana

Achmad Zulfikar Fazli    •    Selasa, 13 Mar 2018 11:12 WIB
indonesia-kazakhstan
Jokowi Diminta jadi Pembicara di Astana
Jokowi menerima delegasi Kazakhstan di Istana Merdeka/Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli

Jakarta: Presiden Joko Widodo diminta berbicara dalam Political Religious Meeting Conference di Astana, Kazakhstan, 10-11 Oktober 2018. Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR Nurhayati Ali Assegaf mengatakan kehadiran Jokowi sangat diharapkan Senat Parlemen Kazakhstan.

"Beliau juga berharap Pak Jokowi bisa memberikan sambutan sebagai pembicara merepresentasikan negara yang berpenduduk mayoritas muslim dan negara muslim terbesar. Diharapkan Pak Jokowi dapat hadir," kata Nurhayati di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Maret 2018.

Politikus Demokrat itu mengatakan Jokowi menyambut baik undangan tersebut. Jokowi ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Islam di Indonesia itu damai dan sejahtera.

"Kemudian Pak Jokowi juga menyampaikan bahwa kedua negara ini juga harus meningkatkan kerja samanya terutama dalam merealisasikan kemerdekaan Palestina," ucap eks Ketua Fraksi Partai Demokrat itu.

Baca: Presiden Kazakhstan Undang Jokowi ke Astana

Undangan resmi juga telah disampaikan Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev melalui Senat Parlemen Kazakhstan yang menemui Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta.

"Kami pertama-pertama ingin menyampaikan surat dari Presiden kami kepada Anda, untuk mengundang Pak Presiden melakukan kunjungan resmi ke Astana pada 10 Oktober 2018," kata Ketua Senat Parlemen Republik Kassym-Jomart Tokayev di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Maret 2018.


(OJE)