Marsekal Hadi Diyakini Mampu Menjaga Netralitas TNI

Dhaifurrakhman Abas    •    Rabu, 06 Dec 2017 06:36 WIB
panglima tni
Marsekal Hadi Diyakini Mampu Menjaga Netralitas TNI
KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto/ANT/Ade P. Marboen

Jakarta: Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy) menganggap Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto ideal sebagai calon panglima TNI. Hadi yang ditunjuk sebagai calon tunggal pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo diyakini mampu menjaga profesionalisme TNI.

"Saya yakin beliau mampu memposisikan TNI tetap berada di zona sapta marga yang netral terhadap kekuatan politik manapun," kata Rommy melalui keterangan tertulis, Selasa, 5 Desember 2017.

Netralitas diperlukan karena Indonesia memasuki tahun politik. Indonesia akan menghadapi Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Biasanya, berbagai gangguan muncul di masa-masa itu

Hadi juga harus bisa menetralisasi keadaan bila ketegangan antarlembaga terjadi.

"Di tengah menegangnya tensi antara TNI dengan satu atau dua lembaga negara atas ungkapan yang cukup insinuatif dari panglima TNI beberapa waktu lalu, soal pembelian senjata. Saya yakin Hadi dapat meneduhkan TNI menghadapi tahun politik  mulai 2018 nanti" ucap Rommy.

Hadi, terang Rommy, merupakan sosok yang dekat dengan rakyat. Ia lahir dari keluarga bisa, namun memiliki ketekunan serta kerja keras yang mengantarkan pada kesuksesan.

Presiden Joko Widodo menjatuhkan pilihannya kepada Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai calon panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo. Surat rekomendasi pergantian sudah disampaikan kepada pimpinan DPR.

Surat tersebut diantarkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno kepada Wakil Ketua DPR Fadli Zon sekitar pukul 09.00 WIB, Senin, 4 Desember 2017. Komisi I DPR bakal menggelar fit and proper test sebelum menyetujui Hadi sebagai pimpinan TNI.


(OJE)