Tjahjo tak Melarang PNS Berdakwah

Nur Azizah    •    Jumat, 28 Jul 2017 12:13 WIB
pns
Tjahjo tak Melarang PNS Berdakwah
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo--Metrotvnews.com/M Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tak pernah melarang pegawai negeri sipil Indonesia berdakwah. Mereka bisa menyebarkan ajaran kebaikan di lingkungan kerja dan di rumah.

Tetapi, ajaran yang disebarkan harus berdasarkan dengan kitab suci. Bagi yang beragama Islam harus berdasarkan pada Al-Quran dan hadis, sementara umat Kristiani harus berpegang pada Alkitab.

"Yang Islam, yang Kristen dan yang lainnya boleh berdakwah. Tapi tidak boleh menyimpang dari yang diajarkan dan tidak boleh keluar dari konteks Pancasila," kata Tjahjo di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Jumat, 28 Juli 2017.

Tjahjo melarang dakwah yang mengajarkan kekerasan dan menyebarkan paham radikalisme. Politikus dari partai PDI Perjuangan ini juga melarang dakwah yang diselipi agenda yang berniat mengubah Pancasila.

"Enggak boleh ada dakwah yang punya agenda untuk mengubah dan mengambil alih Indonesia," ujar Tjahjo.

Tjahjo tak memungkiri banyak ormas yang menyebarkan paham radikal dan tak sesuai dengan Pancasila. Intelijen pun sudah mengamati perkembangan ormas-ormas tersebut. "Cara rekrutmen mereka ada yang terbuka dan tertutup. Mereka ingin mengambil alih negara. Mereka membeli senjata dan memonitor kami," ujar dia.

Tjahjo berharap kepada seluruh PNS yang berada di wilayah Indonesia untuk turut serta membantu pemerintah dalam memperkuat ideologi Pancasila. Dengan menanamkan ideologi Pancasila, Tjahjo berharap Negara Kesatuan Republik Indonesia selalu terjaga keutuhannya.


(YDH)