MA tak Bisa Batalkan Pelantikan Pimpinan Baru DPD

Nur Aivanni    •    Jumat, 21 Apr 2017 20:07 WIB
pemilihan ketua dpddpd ri
MA tak Bisa Batalkan Pelantikan Pimpinan Baru DPD
Kabiro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA) Ridwan Mansyur menunjukan berkas putusan DPD-Ri saat memberikan keterangan terkait pelantikan ketua DPD-RI yang baru Oesman Sapta Odang di Komplek gedung MA, Jakarta, Kamis (5/4/2017). Foto: MI/Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA) Ridwan Mansyur menegaskan, MA telah mempertimbangkan segala aspek sebelum menuntun pengucapan sumpah jabatan terhadap pimpinan DPD periode 2017-2019. Karena itu, pihaknya tidak akan mengevaluasi penuntunan pengucapan sumpah jabatan tersebut.

Hal itu diutarakan Ridwan saat menanggapi adanya permintaan dari beberapa pihak untuk membatalkan pelantikan pimpinan yang kini diketuai Oesman Sapta Odang (OSO).

"(MA) Enggak (akan berubah pikiran), karena sudah sangat jelas, Ketua MA juga sudah menjelaskan ke seluruh pimpinan MA soal ini," ujar Ridwa saat dihubungi Media Indonesia, Jumat 21 April 2017.

Dalam menuntun pengucapan sumpah jabatan itu, lanjut dia, MA mengacu pada Undang-undang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3) dan Tata Tertib DPD Nomor 3/2017. Kalaupun ada dinamika di internal DPD dalam pembuatan Tatib baru, Ridwan mengatakan itu adalah persoalan lain.

"Itu sudah dilakukan berdasarkan pertimbangan dan kajian MA," kata dia.

Ia mengakui ada laporan masuk yang meminta MA membatalkan pelantikan pimpinan baru DPD. Namun, laporan itu masih dibahas pimpinan MA. "Apakah akan dijawab atau tidak? Kita tunggu saja," ucapnya.

Ridwan menjelaskan, MA tidak bisa membatalkan pelantikan pimpinan baru DPD tersebut. Pasalnya, kata dia, itu sudah masuk ke ranah politik lembaga DPD.

"MA enggak bisa batalkan. MA enggak masuk ke ranah politik. Itu kan ranah politik mereka," kata dia.


(MBM)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

1 hour Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA