Medsos `Racun` Pilpres 2019

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 12 Oct 2018 19:35 WIB
pilpres 2019Jokowi-Ma`ruf
Medsos `Racun` Pilpres 2019
Anggota Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja Budiman Sudjatmiko. Foto: Medcom.id/Adin.

Jakarta: Media sosial dinilai dapat meningkatkan tensi pertarungan Pilpres 2019. Bukan tidak baik, namun medsos dapat menjadi racun yang dapat mempengaruhi dunia nyata di Pilpres 2019.
 
Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menyebut penggunaan buzzer politik lewat medsos akan semakin masif. "Tensinya makin tinggi karena pengguna medsos semakin banyak," kata Budiman dalam sebuah diskusi di kawasan Tebet, Jakarta, Jumat, 12 Oktober 2018.
 
Maraknya penggunaan medsos disebabkan semakin canggihnya teknologi. Sayangnya, kata dia,  kecanggihan itu tak diimbangi cara berpikir pengguna medsos dan buzzer.
 
Pengguna medsos dan buzzer dinilai belum punya kapasitas mumpuni untuk berpikir dan berdebat. Buktinya, konten yang disebarkan belum ada yang membicarakan tentang substansi persoalan bangsa.
 
"Harus diakui bahwa pada bagian ini Indonesia masih kurang. Tapi kecerdasan tools tidak kalah," ucap dia.

Baca: Polri Pantau Perang Tagar Soal Pilpres di Medsos

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan itu menilai kekerabatan pengguna medsos dengan dunia nyata sangat dekat. Karena itu, pengguna medsos dinilai mampu mempengaruhi orang-orang di dunia nyata.
 
"Jadi (ibaratnya) cukup anda taruh satu tablet racun di bak yang luas, maka air itu akan menjadi beracun," kata dia.




(FZN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA