Azyumardi Azra: Tudingan Anti-Islam seperti Siklus

   •    Sabtu, 08 Dec 2018 14:38 WIB
pilpres 2019
Azyumardi Azra: Tudingan Anti-Islam seperti Siklus
Cendekiawan muslim Azyumardi Azra. (Foto: MI/Susanto)

Jakarta: Cendekiawan muslim Azyumardi Azra menyebut tudingan anti-Islam terhadap Presiden Joko Widodo seperti siklus. Sejak Pilpres 2014, Jokowi kerap dinarasikan anti-Islam oleh lawan politik.

Azra mengatakan pada Pilpres 2014 sempat muncul narasi untuk melakukan musabaqah imam yang meminta kontestan pilpres saat itu menjadi imam salat untuk kemudian bacaan al-qurannya dinilai. Hal ini dilakukan untuk memastikan siapa yang lebih menginternalisasikan Islam di dalam dirinya memiliki kecakapan keislaman yang mumpuni.

"Narasi pemilu 2014 begitu. Jokowi anti-Islam, antek PKI, keturunan tionghoa. Jadi seperti siklus," ujarnya melalui sambungan telepon dalam Editorial Media Indonesia, Sabtu, 8 Desember 2018.

Azra mengatakan era media sosial membuat narasi tersebut cepat menyebar dengan jangkauan yang lebih luas. Salah satu cara menghalaunya adalah dengan mengintensifkan tim siber yang dimiliki tim pemenangan Jokowi.

Ia menilai selama ini kinerja tim pemenangan Jokowi di media sosial kurang. Padahal upaya menghalau hoaks atau penggiringan opini publik di dunia maya dapat dilakukan dengan cara memberi klarifikasi.

Tak hanya itu, peran organisasi keislaman juga diperlukan untuk menjaga NKRI. Ia meminta organisasi masyarakat Islam lebih proaktif dalam berbicara tegas dan jelas mengenai isu apakah pemerintah memang anti-Islam atau sebaliknya tanpa harus terlibat dalam politik praktis.

"Kalau pimpinan ormas Islam menjelaskan yang dilakukan pemerintah untuk kepentingan umat dan bangsa saya kira provokasi anti-Islam akan mendapat kontra wacana. Yang seperti ini harus dipaparkan dengan jelas," pungkasnya.




(MEL)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

4 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA