Setya Novanto: Siapapun yang Menang Harus Merangkul Pihak yang Kalah

Pelangi Karismakristi    •    Rabu, 19 Apr 2017 16:23 WIB
berita dpr
Setya Novanto: Siapapun yang Menang Harus Merangkul Pihak yang Kalah
Ketua DPR Setya Novanto dan istri Deisti Novanto menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada DKI Jakarta Putaran 2. Foto: Dok. DPR

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua DPR RI Setya Novanto dan istri, Deisti Novanto, menggunakan hak suara dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Pilkada DKI putaran kedua di TPS yang berada di SMPN 12 Jalan Wijaya XIII/ 50, Jakarta Selatan. Novanto tiba di TPS sekira pukul 09.00 pagi tadi.

"Saya berharap Pilkada DKI Jakarta putaran kedua bisa berlangsung damai. Siapapun yang menang, harus merangkul pihak yang kalah. Kondusifitas Ibu Kota harus tetap terjaga dengan baik," kata Novanto dalam keterangan tertulis, Rabu, 19 April 2017.

Usai menyoblos, Novanto meninjau pemungutan suara di Rumah Sakit Fatmawati. Ia ditemani Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja, Direktur Umum SDM dan Pendidikan RS Fatmawati drg. Nusanti, Kepala Bagian Umum Irawadi, dan Kepala Humas Alex. 

Ada sekitar 340-an pasien dan keluarganya, termasuk dokter dan pegawai rumah sakit yang punya hak suara. Ketua DPR memastikan mereka menggunakan hak pilih, meskipun sedang sakit dan didampingi keluarga.

"Saya sangat mengapresiasi pihak RS Fatmawati dan KPPS yang sangat responsif membantu pasien dan keluarganya dalam menggunakan hak pilih," ucap politikus Partai Golkaritu.

Pilkada, lanjut Novanto, merupakan pesta rakyat, di mana mereka diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk menyalurkan hak pilih. Tidak boleh ada hambatan yang menyebabkan warga tidak bisa menggunakan hak pilih. 

Berbagai tekanan yang menyangkut SARA, maupun masalah teknis dalam pencoblosan harus dihindari. "Besar harapan saya, usai Pilkada ini kita semua bersatu kembali. Semua hal yang terjadi selama masa kampanye lalu, harus kita lepaskan. Bersama kita kembali membangun Jakarta, tanpa sekat, tanpa perbedaan," ujar Novanto. 

 



(ROS)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

5 hours Ago

Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat ikut menyediakan teknologi perekaman KTP-el. Terselip na…

BERITA LAINNYA