Kalla Ingin Ada Perda Kebersihan Lingkungan

Achmad Zulfikar Fazli    •    Senin, 14 Jan 2019 16:13 WIB
sampah jakartasampahpolemik sampah jakarta
Kalla Ingin Ada Perda Kebersihan Lingkungan
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: Medcom.id/Desi Anggraini.

Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla ingin ada peraturan daerah (perda) yang mengatur kebersihan lingkungan rumah. Jika ditemukan sampah di lingkungan rumah, maka pemilik rumah harus diberi sanksi.
 
"Bagaimana setiap penduduk bertanggung jawab terhadap halaman dan selokan di depan rumahnya. Jadi setiap haris harus membersihkan selokan di depan rumahnya," kata kalla saat acara penganugerahan Adipura serta anugerah kepada kepala daerah dan pimpinan DPRD dengan orientasi Green Leadership Tahun 2018 di Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin, 14 Januari 2019.
 
Dia mencontohkan aturan kebersihan di Amerika Serikat dan Singapura. Pemerintah Amerika memberi sanksi bila masyarakat tak membersihkan bekas salju di depan rumahnya.
Sedangkan, pemerintah Singapura memberi sanksi kepada masyarakat bila selokan di depan rumahnya ditemukan jentik.  "Ini mendorong orang hidup secara bersama-sama menjaga kebersihan," ujarnya.
 
Menurut dia, aturan dan tindakan tegas bisa diterapkan di Indonesia. Sehingga, masyarakat sadar terhadap kondisi lingkungan sekitarnya.
 
"Kalau tidak menjadi tanggung jawab pribadi, dia seenaknya membuang kotoran dan berharap petugas kebersihan datang membersihkan," tutur dia.

Baca: Program Patratura Diyakini Menyelesaikan Masalah Sampah

Kalla mengakui sudah banyak aturan soal larangan membuang sampah sembarangan. Sayangnya, aturan itu tidak diterapkan dengan baik.
 
Menurutnya aturan ini harus ditegakan sembari mengubah budaya masyarakat dalam membuang sampah. "Itu harus menjadi partisipasi masyarakat dan diikuti dengan penegakan hukum," katanya.




(FZN)

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

2 weeks Ago

Jakarta: KPK menahan anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari, Senin, 1 April 2019. Markus me…

BERITA LAINNYA