Mahfud MD Belum Serahkan Surat tak Pailit

Fachri Audhia Hafiez    •    Kamis, 09 Aug 2018 17:08 WIB
pilpres 2019
Mahfud MD Belum Serahkan Surat tak Pailit
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Foto: MI/Susanto.

Jakarta: Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat belum menerima surat permohonan tidak pailit dari mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. Surat permohonan tidak pailit merupakan salah satu syarat pendaftaran Pilpres 2019.

"Belum ada (nama Mahfud)," kata staf administrasi PN Jakarta Pusat Luthfi S. Ilyasa di kantornya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 9 Agustus 2018.

Dalam daftar yang diberikan ke awak media hanya tercantum tiga nama tokoh yang dipastikan maju dalam Pilpres 2019. Mereka adalah calon petahana, Joko Widodo, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Pada daftar tersebut, Prabowo menjadi orang pertama yang mengajukan permohonan surat keterangan tidak pailit pada 31 Juli 2018 dengan nomor registrasi 19088.

Baca: Mahfud MD Deklarasi Cawapres Hari Ini

Sementara Jokowi, surat diterima pada 8 Juli 2018 dengan nomor registrasi 20023. Masih ditanggal yang sama, Sandi juga mengajukan surat keterangan tidak pailit dengan nomor 20024.

Sandi diketahui juga mengajukan surat permohonan keterangan tidak sedang memiliki tanggungan utang secara perorangan dan/atau secara badan hukum yang menjadi tanggung jawabnya yang merugikan keuangan negara.

Menurut Luthfi, pembuatan surat pernyataan tidak pailit hanya bisa dilakukan berdasarkan domisili Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemohon. Untuk pengajuan bisa diwakilkan melalui surat kuasa.

"Selama ada pengadilan niaga, pakai surat kuasa, jika tidak sedang tinggal di sana cukup diwakilkan," ucap Luthfi.

Mahfud MD disebut-sebut menjadi tokoh yang akan mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019. Sebagai syarat maju cawapres, Mahfud MD rencananya akan membuat surat keterangan tidak sedang dinyatakan pailit di PN Jakarta Pusat.


(YDH)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

6 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA