KPK Disebut Melanggar Aturan bila Larang Miryam Hadir di Pansus Angket

M Rodhi Aulia    •    Jumat, 16 Jun 2017 01:48 WIB
angket kpk
KPK Disebut Melanggar Aturan bila Larang Miryam Hadir di Pansus Angket
Ketua Pansus panitia Angket KPK Agun Gunandjar (tengah) berbincang dengan Wakil Ketua Risa Mariska (kiri) dan Wakil Ketua Taufiqulhadi (kanan) sebelum rapat perdana Pansus Angket KPK di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/6) - ANT/M Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Jakarta: Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket KPK berencana memanggil Miryam S. Haryani. KPK diminta mengizinkan Miryam datang ke forum Pansus.

"Kalau dia (KPK) ini tidak memberikan izin, itu bisa dikenakan pasal penyanderaan (sebagaimana diatur dalam KUHP). Harus hati-hati," kata Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK Taufiqulhadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 15 Juni 2017.

Miryam saat ini menjadi tersangka pemberian kesaksian palsu di muka persidangan dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan KTP elektronik (KTP-el). Miryam ditahan di Rutan Kelas 1 Jakarta Timur Cabang KPK sejak Senin 1 Mei 2017.

"Saya berharap harus dihormati. Kalau tidak dihormati, itu adalah upaya menggerus sebuah institusi yang diberi wewenang (oleh) konsititusi," ujar dia.

Taufiqulhadi menjelaskan, pihaknya akan terlebih dahulu melayangkan surat permohonan kepada KPK untuk mengizinkan Miryam hadir dalam forum Pansus. Permohonan itu sebagai wujud penghormatan Pansus terhadap KPK.

"Saya mohon dukungan. Kalau tidak, itu akan membahayakan hubungan antarlembaga," ujar dia.

Taufiqulhadi menegaskan pemanggilan terhadap Miryam dalam rangka mengonfirmasi dan mengelaborasi surat yang dilayangkan Miryam ke Pansus. Surat itu berisi bantahan Miryam bahwa ditekan oleh sejumlah anggota komisi III untuk mencabut BAP.

"Bagi Pansus kalau sudah memutuskan untuk memanggil Miryam, itu penting. Kami menggangap kerja Pansus dengan memanggil ibu Miryam, sebagai pintu masuk segalanya," pungkas dia.


(REN)

Pakar Nilai Sidang KTP-el Setya Novanto Sudah Seharusnya Dilanjutkan

Pakar Nilai Sidang KTP-el Setya Novanto Sudah Seharusnya Dilanjutkan

15 minutes Ago

Pakar hukum pidana Asep Iwan Iriawan menilai proses praperadilan Setya Novanto seharusnya gugur…

BERITA LAINNYA