Komite II DPD Dukung Program Jembatan Udara di Papua

Anggi Tondi Martaon    •    Rabu, 11 Oct 2017 15:32 WIB
berita dpd
Komite II DPD Dukung Program Jembatan Udara di Papua
Pesawat perintis yang melayani penerbangan di pedalaman Papua. Foto: MI/Marcel Kelen

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Komite II DPD Parlindungan Purba mendukung program pemerintah menekan disparitas harga melalui 'jembatan udara'. Dia meyakini, transportasi udara mempermudah mobilitas dan konektivitas antar daerah di Bumi Cendrawasih itu.

"Itu salah satu hal yang kita harapakan karena membangun sarana transportasi darat, jalur transportasi udara bisa lebih memperlancar distribusi barang dan jasa," kata Parlindungan kepada Metrotvnews.com, Rabu 11 Oktober 2017.

Parlindungan menyebutkan, ada beberapa hal yang harus ditindaklanjuti pemerintah agar program jembatan udara berhasil. Di antaranya, memperbanyak jalur penerbangan perintis yang diikuti subsidi kepada masyarakat.

"Kalau tidak ada subsidi, masyarakat tidak akan mampu karena sekarang kondisinya sudah banyak daerah yang tidak subsidi lagi," ujar dia.

Parlindungan meminta kepada pemerintah pusat agar program jembatan udara bersinergi dengan program pemerintah daerah. Sehingga, berbagai program yang disusun bisa meningkatkan kesejateraan masyarakat.

"Jadi kebijakan pusat itu harus terintegrasi juga dengan program daerah," tandas dia.

Kementerian Perhubungan terus mewujudkan langkah nyata untuk menekan disparitas harga di wilayah Indonesia Timur. Di antaranya dengan membangun jembatan udara, di mana sejumlah pesawat kargo pengangkut logistik mulai masif dioperasikan.

"Tahun ini Kemenhub menginisiasi tol udara atau jembatan udara. Untuk pilot project dari Timika, Dekay Wamena, dari tiga kota itu naik ke kota-kota kecil ke Ilaga dan sebagainya," kata Menhub Budi Karya Sumadi, Selasa 10 Oktober 2017.


(TRK)