Golkar Dinilai tak Lagi Menjual Harapan untuk Rakyat

Arga sumantri    •    Kamis, 12 Oct 2017 08:10 WIB
golkarangket kpk
Golkar Dinilai tak Lagi Menjual Harapan untuk Rakyat
Ketua Bidang Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) wilayah 1 Jawa dan Sumatera DPP Partai Golkar Nusron Wahid. ANT/Fanny Kusumawardhani.

Metrotvnews.com, Jakarta: Politikus Golkar, Nusron Wahid menilai partai berlambang pohon beringin sudah tak bertaring. Ia menyebut, Golkar sudah tidak lagi menjual harapan kepada rakyat.

Menurut Nusron, Golkar saat ini kurang bisa membaca kehendak publik. Ia mengacu pada sikap Golkar yang tetap menaruh anggotanya dalam pansus angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Rakyat hari ini apa maunya, ekspektasi rakyat hari ini adalah ingin ada pemerintahan yang clean government. Partai politik yang clean," kata Nusron di Kantor DPP Golkar, Rabu 11 Oktober 2017.

Makanya, ia mengaku tegas mengusulkan agar DPP segera mengevaluasi keberadaan Golkar dalam pansus angket KPK. Ia menilai sebaiknya Golkar segera menarik diri.

(Baca juga: CSIS: Elektabilitas Golkar Melorot)

"Saya tidak ingin rumah yang saya cintai, partai Golkar ini terstigmatisasi sebagai rumahnya koruptor," tandas dia. 

Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah I itu berpandangan, menghadapi helatan politik mendatang, Golkar perlu menjaga betul citra partai. Minimal, kata dia, Golkar harus bisa jadi penyejuk dahaga keinginan rakyat.

"Partai politik itu jual harapan kepada rakyat. Sekarang (Golkar) tidak terlihat ada jual harapan. Rakyat hanya butuh clean government dan sikap tegas pemberantasan korupsi," tandas dia. 

(Baca juga: Nusron Wahid: Golkar Perlu Koreksi Total)
 


(REN)