Penyelesaian RUU Prolegnas Harus Utamakan Asas Proporsionalitas

Antara    •    Rabu, 10 Jan 2018 11:26 WIB
dprruu dpr
Penyelesaian RUU Prolegnas Harus Utamakan Asas Proporsionalitas
Ilustrasi: Gedung MPR/DPR/DPD. Medcom.id/Gregorius Yohandi.

Jakarta: Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menilai penyelesaian rancangan undang-undang (RUU) dalam program legislasi nasional (prolegnas) 2018 harus mengutamakan asas proporsionalitas. Kesejahteraan masyarakat harus diutamakan.

"Dari daftar RUU masuk prolegnas, yang menyita waktu disaring lagi yaitu mana yang prioritas untuk mendukung kesejahteraan masyarakat," kata Taufik di Jakarta, Rabu, 10 Januari 2018.

Dia mengatakan, pada masa sidang III 2017-2018, DPR menargetkan menyelesaikan 21 RUU yang masuk dalam prolegnas 2018 dan tiga RUU kumulatif terbuka. Dia berharap DPR menyelesaikan RUU secara efektif.

Produk legislasi yang dihasilkan harus benar-benar dibutuhkan masyarakat, bukan karena kepentingan politik tertentu. "Saya setuju dengan pendapat Presiden Joko Widodo yaitu penyelesaian RUU harus mengutamakan aspek kualitas," ujar dia.

Wakil Ketua Umum DPP PAN itu menilai 11 komisi yang ada di DPR dalam setahun maksimal masing-masing hanya bisa menghasilkan dua RUU. Bila ditambah dengan RUU dari Alat Kelengkapan Dewan (AKD) lain, dalam setahun DPR maksimal hanya bisa menghasilkan 30 RUU.

Baca: RUU Terorisme dan KUHP Masuk Prolegnas Prioritas 2018

"Karena itu, kalau targetnya lebih dari 30 RUU maka kemungkinan tidak akan tercapai," jelas dia.

Dia menekankan agar penentuan skala prioritas penyelesaian RUU harus menggunakan perspektif mendukung rencana pembangunan pemerintah. Selain itu, penyelesaian RUU harus mendukung proses penegakan hukum dan peningkatan ekonomi masyarakat.





(OGI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA