DPR Minta Jonan Jabarkan Program Prioritas

Annisa ayu artanti    •    Sabtu, 15 Oct 2016 15:16 WIB
kementerian esdm
DPR Minta Jonan Jabarkan Program Prioritas
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. Foto: Antara/David

Metrotvnews.com, Jakarta: DPR akan meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menjabarkan program prioritas yang akan dijalankan bersama wakilnya, Arcandra Tahar. Pertanyaan itu bakal dilayangkan saat Komisi VII menggelar rapat dengar pendapat (RDP) perdana.
 
Anggota Komisi VII DPR, Dito Ganinduto mengatakan, pihaknya menanyakan bagaimana cara keduanya menyelesaikan kebijakan yang sudah bergulir. Terutaman beberapa proyek strategis mulai dari sektor migas, listrik, dan minerba.
 
"Kita akan mempertanyakan beberapa kebijakan yang on going, proyek besar seperti Masela, IDD, Jangkrik. Bagaimana mengambil keputusannya? Kan sudah lama. Lalu juga Natuna. Kemudian bagaimana mempercepat pembangunan 35 ribu megawatt dan meningkatkan eletrifikasi," kata Dito dalam diskusi di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta, Sabtu (15/10/2016).
 
Dito berharap, keduanya dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. "Semoga beliau bisa menjawab dan meneruskan kebijakan yang sudah ada. Jangan sampai membuat kebijakan baru lagi," ujarnya.
 
Ia mengungkapkan, sebenarnya RDP dengan Kementerian ESDM dijadwalkan Selasa, 18 Oktober 2016. Namun, karena ada menteri dan wakil menteri baru, jadwal diundur. Ignasius Jonan dan Arcandra perlu mempelajari sektor ESDM lebih mendalam bersama Pelaksana Tugas (Plt) Menteri ESDM, Luhut Binsar Pandjaitan.
 
"Harusnya ada pertemuan dengan Plt Menteri ESDM hari selasa besok. Tapi ada menteri baru dan wakil, jadi mereka minta diundur untuk memberi waktu mempelajari dulu," ujar Dito.
 
Sebelumnya, Jonan mengakui, belum ada program prioritas yang bakal dikerjakan dalam waktu dekat. Dirinya masih menunggu pertemuan dengan Luhut untuk membahas hal tersebut.
 
"Kalau mengenai prioritas dan sebagainya, memang belum ada. Tadi tidak didiskusikan, tapi menurut saya sebaiknya Senin ada rencana briefing dari Plt. Menteri ESDM yang merangkap pak Menko, dia akan briefing kami, apa yang beliau kerjakan selama dua bulan. Setelah itu baru kami duduk bersama kepada seluruh eselon satu juga dengan beliau untuk menyusun prioritasnya gimana," kata Jonan.


(FZN)