PKS Klaim Prabowo Setuju Mardani Dampingi Sandiaga

Al Abrar    •    Rabu, 21 Sep 2016 19:33 WIB
pilgub dki 2017
PKS Klaim Prabowo Setuju Mardani Dampingi Sandiaga
Ketua DPP PKS Almuzzammil Yusuf -- MI/Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengklaim Partai Gerindra menyetujui Mardani Ali Sera sebagai bakal cawagub mendampingi Sandiaga Uno di Pilgub DKI. Hal itu sekaligus menepis anggapan bahwa Gerindra menolak usulan PKS mengajukan Mardani.

"Kalau kata pak Prabowo, Gerindra masih sama kita," ungkap Ketua DPP PKS Almuzzammil Yusuf di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/9/2016).

Almuzzammil juga menegaskan, tak pernah ada ancaman dari Koalisi Kekeluargaan. Pihaknya sampai saat ini masih terus mengomunikasikan bakal calon yang akan diusung Gerindra dan PKS ke Koalisi Kekeluargaan.

"Enggak ada ancaman, kita masih dialog. Peluang itu kan masih ada," kata Almuzzammil.

Sementara itu, Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta membenarkan pihaknya membuka komunikasi baru dengan partai lain untuk mengusung bakal cagub dan Cawagub DKI Jakarta. Komunikasi dilakukan dengan Partai Demokrat, PAN dan PPP.

"Kita sedang menjajaki konfigurasi baru dan membuka komunikasi dengan partai lain," kata Wakil Ketua DPW PKB DKI Heriandi Lim saat dihubungi, Kamis 15 September 2016.

Heriandi menjelaskan, hal itu dilakukan lantaran klaim dari PKS yang mengusulkan Mardani sebagai bakal cawagub untuk mendampingi Sandiaga Uno. Padahal, pihaknya telah terlebih dahulu mendukung Sandi untuk maju sebagai orang nomor 1 di DKI.

Sampai saat ini, lanjut Heriandi, komunikasi dengan tiga partai masih intensif terkait siapa yang bakal diusung nantinya. Menurutnya, setiap partai harus melaporkan ke DPP masing-masing hasil komunikasi empat partai tersebut.

"Karena kan pengurus DPD dan DPW juga harus melaporkan ke DPP," ujarnya.

Heriandi memastikan, PKB bakal mundur mendukung Sandiaga jika kader Gerindra itu tetap maju bersama Mardani di Pilkada DKI. Alasan PKB tidak bersedia mendukung Mardani karena sosoknya tidak dikenal masyarakat Jakarta.

"Ini cuman soal figur. Pak Mardani itu tidak dikenal," ucapnya.


(NIN)

Video /