Tiga Fraksi Tolak Calon Komisioner KPPU Usulan Pansel

Arga sumantri    •    Senin, 12 Mar 2018 19:07 WIB
kppu
Tiga Fraksi Tolak Calon Komisioner KPPU Usulan Pansel
Suasana RDP Komisi VI dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Medcom.id/ Arga S

Jakarta: Nasib uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) masih belum jelas. Hingga hari ini, setidaknya masih ada tiga fraksi yang menolak keputusan panitia seleksi (pansel) calon komisioner KPPU.

"Sesuai rapat terakhir, yang menolak itu PKS, Gerindra, dan Demokrat," kata Wakil Ketua Komisi VI Azam Azman usai rapat dengar pendapat dengan KPPU di Gedung DPR, Jakarta, Senin 12 Maret 2018.

Azam mengatakan, ada empat fraksi yang menyatakan setuju terhadap hasil pansel calon komisioner KPPU, yakni Golkar, PDI Perjuangan, Hanura, dan PPP. Sementara, tiga fraksi lain dalam rapat terakhir belum menentukan sikap alias abstain. 

"PKB waktu itu kapoksi-nya masih di Mesir, jadi abstain. PAN abstain, NasDem pada waktu itu (rapat terakhir) abstain," tutur dia.

Azam bilang, fraksi yang menolak menganggap pansel tidak independen dan penuh konflik kepentingan. Selain itu yang menjadi alasan penolakan lain yakni penunjukan David Tobing oleh PT Quantum sebagai salah satu anggota penilai. Penunjukkan kuasa hukum perusahaan CNOOC yang juga berperkara di KPPU dianggap memperjelas adanya konflik kepentingan.

"Panselnya bermasalah, apa yang bisa diharapkan dari pansel bermasalah," ujar Azam.

Azam menegaskan walau tiga fraksi menolak, namun nasib uji kelayakan terhadap 18 calon komisioner hasil seleksi belum diputuskan. Keberlangsungan uji kelayakan baru akan dibahas pada rapat komisi VI pada Rabu, 14 Maret, atau Kamis 15 Maret.

"Belum ambil keputusan. Kita belum ambil kesimpulan apa-apa," tandas dia.


(SCI)