Ma'ruf Amin Dinilai Mampu Mengunci Serangan SARA

   •    Jumat, 10 Aug 2018 10:27 WIB
Jokowi-Ma`ruf
Ma'ruf Amin Dinilai Mampu Mengunci Serangan SARA
Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin (kanan) tiba di gedung KPU untuk melakukan pendaftaran di Jakarta. (Foto: ANTARA/Hafidz Mubarak)

Jakarta: Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menilai pemilihan Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden kubu petahana akan mampu mengunci isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang mungkin sudah dipersiapkan kelompok lawan untuk menyerang Joko Widodo. 

Sejak Pilkada DKI Jakarta 2012, Jokowi kerap dikaitkan sebagai figur yang anti-Islam, pro-PKI, bahkan tidak anti dengan kriminalisasi ulama. 

"Ini kemungkinan salah satu alasan parpol meminta Ma'ruf jadi pendamping Jokowi. Dia ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), isu SARA dikunci dulu supaya tidak jadi isu," ujarnya dalam Metro Pagi Primetime, Jumat, 10 Agustus 2018.

Qodari mengatakan pemilihan Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden secara tidak langsung menjadi jawaban Jokowi atas tudingan-tudingan berbau SARA yang kerap ia dapatkan.

Ini berbanding terbalik dengan kubu oposisi yang menggaungkan ijtima' ulama sebagai bahan rekomendasi tetapi pada akhirnya memilih figur lain sebagai 'jagoannya'.

"Adanya Kiai Ma'ruf, mudah-mudahan perkembangan atau permainan isu SARA teredam dengan sendirinya. Karena anda mempersoalkan apagi," kata dia.

Meski dalam sejumlah kesempatan Jokowi kerap memberi sinyal bahwa 'pilihan hatinya' jatuh kepada Mahfud MD, Qodari menilai keputusan akhir tidak semata-mata ditentukan oleh Jokowi. 

Mahfud MD, kata Qodari, boleh unggul dari segi figur negarawan namun mayoritas parpol disinyalir memberi titik tekan pada senioritas yang dimiliki Ma'ruf Amin yang dinilai lebih cocok dipasangkan dengan Jokowi. 

"Mahfud punya potensi maju Pilpres 2024 dan dianggap tidak terlalu senior. Masih ada kemungkinan dia punya ambisi maju capres berbeda dengan Ma'ruf yang sudah sangat senior dan dianggap sebagai calon paling aman bagi parpol pendukung," jelas dia.




(MEL)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA