Pimpinan DPR Gelar Rapat Gabungan Bahas Pilkada Serentak 2018

Ilham wibowo    •    Kamis, 11 Jan 2018 12:33 WIB
pilkada 2018
Pimpinan DPR Gelar Rapat Gabungan Bahas Pilkada Serentak 2018
Wakil Ketua DPR Agus Hermanto - Medcom.id/Ilham Wibowo.

Jakarta: Pimpinan DPR RI menggelar rapat gabungan membahas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 di 171 wilayah. Sejumlah agenda akan dibahas terutama terkait jaminan kelancaran selama tahapan pemilihan. 

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan rapat konsultasi ini akan dihadiri pemerintah yang diwakili Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, serta Jaksa Agung M Prasetyo. DPR juga mengundang penyelenggara pemilihan seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). 

"Kita sepakat untuk menjaga kondusivitas ini sehingga pilkada ini kita kawal supaya betul-betul demokratis," kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 11 Januari 2018. 

Agus menambahkan rapat juga membahas isu terkait proses penegakan hukum terhadap bakal calon kepala daerah yang mengikuti Pilkada 2018. Ia menilai kandidat yang dipolisikan elektabilitasnya bakal langsung merosot. 

(Baca juga: Polri Sebut Ada Enam Potensi Kerawanan Pilkada)

"Memengaruhi elektabilitas yang bersangkutan, apalagi kalau ini pesanan orang pesanan partai politik," ucap Agus.

Agus mencontohkan yang terjadi pada Partai Demokrat di Pilgub Kalimantan Timur. Menurut dia, calon gubernur Syaharie Jaang yang diusung partainya tiba-tiba mengalami pemanggilan di kepolisian akibat tidak mau menggandeng salah satu calon sebagai wakilnya.

Dia meminta pelaksanan pilkada mendapat jaminan bisa terlaksana secara adil dan demokratis. "Tentunya kita harus menjaga agar tetap kondusivitas," tandas dia. 

Pilkada Serentak  2018 akan berlangsung di 171 daerah dengan rincian 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten. Hingga malam tadi, KPU menyatakan telah menerima pendaftaran 448 pasangan calon kepala daerah yang akan bertarung di pilkada serentak. 






(REN)

KPK Terima Surat Pemeriksaan Etik Fredrich dari Peradi

KPK Terima Surat Pemeriksaan Etik Fredrich dari Peradi

3 hours Ago

Peradi mengajukan surat pemeriksaan etik terhadap Fredrich ke KPK.

BERITA LAINNYA