NasDem Bicarakan Pencalonan Jokowi dengan Muhammadiyah

M Sholahadhin Azhar    •    Rabu, 06 Dec 2017 16:29 WIB
partai nasdemnasdem
NasDem Bicarakan Pencalonan Jokowi dengan Muhammadiyah
Ketua DPP Partai NasDem Zulfan Lindan (kiri) dan Ketua Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas (kanan). Foto: MTVN/M Sholahadhin Azhar.

Jakarta: Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem Zulfan Lindan mengaku membicarakan soal pencalonan Presiden Joko Widodo pada pilpres 2019 dengan Ketua Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas. Pencalonan Jokowi adalah hasil rapat kerja nasional (rakernas) NasDem beberapa waktu lalu. 

"Sebenarnya kita mau ke sini sebelum rakernas NasDem kemarin. Kita ingin kasih tahu bahwa NasDem sudah langsung mendeklarasikan dukungan pada Joko Widodo untuk Pemilu 2019 nanti," kata Zulfan di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Rabu, 6 Desember 2017.

Meski membicarakan dukungan, Zuflan menampik bila NasDem ingin mengajak Muhammadiyah mendukung pencalonan ini. Pasalnya, organisasi seperti Muhammadiyah sangat berbeda dengan partai politik dan secara etik tak bisa terlibat dalam politik.

"Soal dukungan pada Jokowi ini, enggak mungkin kita mengajak Muhammadiyah untuk mengikuti kita," ungkap Zulfan.

Baca: NasDem Bersilaturahmi ke PP Muhammadiyah

Menurut dia, Muhammadiyah, sebagai organisasi besar yang ikut mengembangkan demokrasi di Tanah Air, pasti memiliki pandangan tersendiri. Dia menghargai hal itu.

"Muhammadiyah pasti memberikan kebebasan pada kadernya," kata Zulfan.

Busyro Muqoddas merespons diplomatis arah dukungan NasDem untuk Pemilu 2019. Menurut dia, sejauh ini Muhammadiyah berkomitmen mengisi kemerdekaan Indonesia. 

"Kita sebagai perintis pengisi kemerdekaan, tak perlu mengklaim berlebihan. Kalau diperlukan ya kita siap," jelas dia.


(OGI)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

6 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA