Gerindra: Cuitan Andi Arief Dongeng

Kautsar Widya Prabowo    •    Kamis, 09 Aug 2018 15:24 WIB
pilpres 2019
Gerindra: Cuitan Andi Arief Dongeng
Wasekjen DPP Gerindra Andre Rosiade (kiri). Foto: MI/M Irfan

Jakarta: Komentar pedas politikus Partai Demokrat di Twitter yang memojokkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dianggap angin lalu. Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade meragukan kebenaran ucapan Andi.

"Cuitan tersebut dongeng belaka. Pasalnya, dalam mengeluarkan uang sebesar itu (Rp500 miliar), pasti dicurigai oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)," kata Andre saat dikonfirmasi, Kamis, 9 Agustus 2018.

Andi sempat menyatakan bahwa Sandiaga Uno menawarkan mahar Rp500 miliar masing-masing kepada PKS dan PAN. Mahar ini digelontorkan agar Sandiaga bisa mendampingi Prabowo untuk bertarung di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Sekarang mengeluarkan uang Rp500 miliar tidak (terendeus) PPATK, tidak ada OJK, memangnya gampang," kata Andre.
 




Ia menegaskan bahwa Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN saat ini masih solid. Keempat partai ini masih berkomitmen untuk menghadirkan perubahan kepemimpinan di Indonesia.

"Jadi, pernyataan Andi Arief saya pastikan hoaks," ujar dia.

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Eva Kusuma Sundari enggan berkomentar terkait adanya isu pengaturan skor yang juga keluar dari cericit Andi di Twitter.

"Aduh gak ada itu, tanya ke Andi Arief," ujar Eva.
 





(UWA)