KPU Provinsi DKI Tak Pernah Buat Polling Cagub

Ilham wibowo    •    Selasa, 29 Nov 2016 20:10 WIB
pilkada dki 2017
KPU Provinsi DKI Tak Pernah Buat Polling Cagub
Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta Sumarno (kedua dari kiri). MI/ Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta Sumarno menegaskan pihaknya tak pernah melakukan polling bursa pencalonan gubernur DKI Jakarta. Isu yang sempat beredar di media sosial Twitter ini dipastikan hoax atau tak benar.

Polling tersebut disebarkan lewat akun @KPU_Jakarta. Menurut Sumarno akun tersebut bukanlah akun resmi KPU Provinsi DKI Jakarta.

“KPU DKI tidak pernah membuat polling apapun. Dan perlu saya tegaskan bahwa akun tersebut palsu. Official akun twitter kita @kpu_dki," kata Sumarno dalam pesan singkat yang diterima Metrotvnewa.com, Selasa (29/11/2016)

Sumarno belum mengetahui motif pelaku penyebar informasi hoax tersebut. Saat ini KPU Provinsi DKI Jakarta sedang mempelajari dan mempertimbangkan untuk melaporkan akun tersebut ke pihak kepolisian.

Sumarno mengatakan, masyarakat perlu cermat memerhatikan asal muasal penyebaran informasi. Selain itu, masyarakat atau pihak manapun tak dibenarkan menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Pelakunya bisa dijerat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Dasar hukumnya sudah jelas, akun tersebut dengan sengaja atau tanpa hak telah memanipulasi dan menyebarkan informasi seolah-olah informasi tersebut bersumber dari pihaknya,” kata Sumarno.

Sumarno mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi, khususnya di dunia maya yang bersifat menyesatkan. KPU Provinsi DKI Jakarta akan selalu menjunjung prinsip integritas, netralitas dan profesionalitas dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur 2017.

Masyarakat juga diminta berperan aktif untuk melaporkan apabila ada provokator agar segera ditindaklanjuti pihak KPU Provinsi DKI dan dilanjutkan ke aparat kepolisian.

"Lapor jika menemukan atau mendapatkan informasi yang tidak membingungkan atau janggal terkait penyelenggaraan Pikada DKI melalui email, sosial media maupun langsung ke kantor KPU DKI Jakarta," jelas dia.


(SCI)