'Peci Bung Karno' Simbol Dukungan PPP Djan Faridz ke Ahok-Djarot

M Rodhi Aulia    •    Selasa, 18 Oct 2016 02:17 WIB
pilgub dki 2017
'Peci Bung Karno' Simbol Dukungan PPP Djan Faridz ke Ahok-Djarot
Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta Djan Faridz memakaikan peci ke calon Gubernur DKI petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Foto: M Rodhi Aulia/Metrotvnews.com.

Metrotvnews.com, Jakarta: PPP hasil Muktamar Jakarta resmi mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat di pilkada DKI Jakarta 2017. Peci Bung Karno menjadi simbol dukungan PPP pimpinan Djan Faridz.

Pantauan di lokasi tepat pukul 18.34 WIB, Djan memasangkan peci berwarna hitam ke kepala Ahok. Saat pemasangan itu, Ahok sedikit menunduk.

Kemudian Djan juga memasangkan peci itu kepada Djarot Saiful Hidayat. Pemasangan dilakukan setelah PPP Djan Faridz menyatakan resmi mendukung dan semua pihak yang terlibat menandatangani MoU atau kontrak politik.

"Saya hari ini bergembira karena kesempatan yang sudah cukup panjang kita lalui. Kami sudah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan gubernur dan wakil gubernur, menyampaikan cita-cita kita bersama untuk dilaksanakan di tahun yang akan datang. Di mana, kita saling berbagi rasa menyusun program yang pro umat Islam," kata Ketua Umum PPP Djan Faridz di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2016).

Dalam sejumlah pertemuan itu, Djan mengusulkan sejumlah program konkret yang harus dijalankan Ahok, jika terpilih kembali. Namun sebagian besar program yang diusulkan, ternyata Ahok sudah merencanakan dan melakukannya.

"Saya melihat ketika menyodorkan program, ternyata secara makro dia sudah melakukan banyak hal tentang umat. Beliau tidak pernah mempublikasikan apa yang telah dilakukan beliau," ungkap dia.

Di antara program itu adalah pembangunan masjid agung, perbaikan musala dan masjid. Selain itu, memberangkatkan umrah para imam, muazin dan marbot masjid ke Tanah Suci.

"Kurang apa? Apa yang diajukan, beliau bilang, saya siap menandatangani. Kami bisa bekerja sama dengan beliau. 85 persen warga DKI ini umat Islam. Ternyata sudah banyak program pro umat yang dia kerjakan. Saya malu," ucap Djan.


(AZF)