Hasil Revisi UU ITE Dinilai Lebih Manusiawi

Dheri Agriesta    •    Senin, 28 Nov 2016 20:33 WIB
elektronik
Hasil Revisi UU ITE Dinilai Lebih Manusiawi
Media sosial. Foto: Dok/Forbes

Metrotvnews.com, Jakarta: Perbaikan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Elektronik (ITE) telah berlaku. Anggota Komisi I DPR Sukamta menilai, UU ITE ini lebih manusiawi dan beradab.

"Revisi UU ITE ini lebih manusiawi dan dapat membentuk bangsa yang beradab," kata Sukamta melalui pernyataan tertulis, Senin (28/11/2016).

Ada dua spirit utama dalam revisi UU ITE ini, dari sisi masyarakat dan sisi pemerintah. Sukamta menjelaskan, dari sisi masyarakat, UU ini membuat masyarakat bisa bebas menyampaikan pendapat secara sopan dan tetap sehat menikmati fasilitas internet.

Ia mengatakan, pemerintah tetap menjamin kebebasan masyarakat dalam berpendapat. Tapi, kata dia, kebebasan berpendapat tak serta merta membuat masyarakat bisa bicara seenaknya, bahkan sampai memfitnah orang lain.

"Sedangkan dari sisi pemerintah, agar negara tidak dengan mudah menahan seseorang lantaran sikap kritisnya kepada kebijakan publik," kata dia.

Sekretaris Fraksi PKS ini menilai revisi UU ITE manusiawi karena menjamin hak masyarakat di dunia maya. Kata dia, ancaman pidana yang dijatuhkan UU ini lebih ringan dibanding sebelumnya.

Dalam UU ITE yang baru, ancaman pidana untuk pencemaran nama baik menjadi 4 tahun dari sebelumnya 6 tahun. Selain itu, ancaman pidana pada pasal 29 juga lebih ringan, dari ancaman penjaran 12 tahun menjadi maksimal 4 tahun.

Hal ini membuat, tersangka yang diancam pelanggaran kasus ini tak bisa ditahan. Penahanan baru bisa dilakukan sampai ada putusan tetap dari pengadilan bahwa yang bersangkutan divonis bersalah.


(MBM)