Terkait Pemindahan Ibu Kota, Tim Setneg Bakal Kunjungi Tanah Bumbu

Antara    •    Rabu, 12 Jul 2017 12:49 WIB
pemindahan ibukota
Terkait Pemindahan Ibu Kota, Tim Setneg Bakal Kunjungi Tanah Bumbu
Ilustrasi Ibu Kota--Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Batulicin: Tim Sekretariat Negara mengunjungi Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kedatangannya untuk meninjau dan menindaklanjuti rencana pemindahan Ibu Kota Republik Indonesia ke "Bumi Bersujud".

Rombongan Sekretariat Negara (Setneg) akan tiba di Tanah Bumbu pada Rabu 12 Juli 2017, sekitar pukul 16.00 Wita.

"Rombongan tersebut akan tiba terlebih dulu di Bandara Syamsudin Noor lewat VIP Room Banjarbaru pukul 08.30-09.30 Wita menuju kediaman Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor di Banjarmasin," kata Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Kabupaten Tanah Bumbu, Ardiansyah, Rabu 12 Juli 2017.

Baca: Pemindahan Ibu Kota Dimulai 2018

Selanjutnya pukul 09.30-12.00 Wita akan diadakan pertemuan tim Sekneg dengan Gubernur Kalimantan Selatan. 12.00-13.00 Wita dilanjutkan makan siang.

Pukul 13.00-13.30 Wita tim Setneg naik pesawat ke Kabupaten Kotabaru. Kemudian pukul 13.50-14.30 Wita penerbangan dari Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru menuju Bandara Syamsir Alam Kotabaru.

Baca: Pemindahan Ibu Kota Hanya Soal Momentum

Pukul 14.30-15.30 Wita tiba di Kotabaru, melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Tanah Bumbu melalui jalur laut. Selanjutnya pukul 16.00 Wita penyambutan tim setneg oleh pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

"Informasi yang kami terima nanti ada tiga pejabat tinggi dan beberapa staf yang datang ke Tanah Bumbu. Mereka akan melakukan peninjauan selama tiga hari di beberapa titik yang sudah di prioritaskan oleh tim setneg," katanya.

Sementara ini, pemerintah daerah hanya menyiapkan penyambutan tim ke Kebapaten Tanbu. Karena sebagai salah satu calon Ibu Kota Negara RI bersama Kotabaru yang berlokasi di Pulau Kalimantan.

"Informasi terakhir Palangkaraya yang sempat menjadi calon Ibu kota Negara gagal karena tidak memenuhi syarat. Pasalnya daerah tersebut didominasi dengan daerah gambut. Sedangkan untuk kabupaten Tanah Bumbu tanahnya terbilang keras sehingga dianggap layak," paparnya.


(YDH)