Komite Nasional Solidaritas Rohingya Apresiasi Diplomasi Menlu

M Rodhi Aulia    •    Jumat, 15 Sep 2017 08:53 WIB
rohingyapengungsi rohingya
Komite Nasional Solidaritas Rohingya Apresiasi Diplomasi Menlu
Ilustrasi--Suasana Diskusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 14 September 2017--Metrotvnews.com/M Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Komite Nasional Solidaritas Rohingya (KNSR) mengatakan korban tragedi kemanusiaan di Rakhine State, Myanmar terus bertambah. Korban yang mengungsi ke Bangladesh sudah mencapai 370 ribu orang.

"Kekejaman yang masih terjadi di kawasan Rakhine State jelas bertentangan dengan semangat nasionalisme Indonesia yang anti penindasan atas kemanusiaan," kata Presiden KNSR Syuhelmaidi Syukur dalam diskusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 14 September 2017.

Baca: Bantuan RI untuk Pengungsi Rohingya Tiba di Bangladesh

KNSR sebagai wadah mengadvokasi dan melakukan pembelaan atas nasib etnis Rohingya menggugah semua pihak menekan pemerintah Myanmar menghentikan praktik genosida. KNSR mengajak DPR lebih aktif melakukan diplomasi untuk menghentikan kejahatan kemanusiaan itu.

"KNSR mengapresiasi langkah Kementerian Luar Negeri RI yang telah membuka jalur diplomasi dengan pemerintah Myanmar," ujar dia.

Baca: Perlu Langkah Konkret Menyelesaikan Konflik Rohingya

Meski demikian, Syuhelmaidi tetap mendesak pemerintah RI terus melanjutkan langkah penyelesaian secara tuntas. Tentunya dengan melibatkan negara kawasan Asean, OKI, Dewan HAM, dan Dewan Keamanan PBB.

"Kami meminta pemerintah RI untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan pemerintah RI bila pembantaian itu terus berlanjut," ucap dia.

Syuhelmaidi menambahkan, pihaknya juga mendesak dunia internasional menyeret pemerintah Myanmar ke pengadilan internasional atas kejahatan kemanusiaan yang luar biasa. Hadir dalam diskusi ini juga Sekjen KNSR Ibnu Khajar, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil.


(YDH)