Sikap KPK Dinilai Tepat tak Mengizinkan Miryam Datangi Pansus

Damar Iradat    •    Sabtu, 17 Jun 2017 16:28 WIB
angket kpk
Sikap KPK Dinilai Tepat tak Mengizinkan Miryam Datangi Pansus
Miryam S. Haryani. Foto: Antara/Aprilio Akbar

Metrotvnews.com, Jakarta: Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) Indonesia Miko Ginting menilai sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak mengizinkan Miryam S. Haryani ke dalam forum Pansus Hak Angket KPK sudah tepat. Kehadiran Miryam justru menghambat tugas KPK.

"Kehadiran Miryam di Pansus berpotensi mengaburkan pemeriksaan pro justicia yang sedang dilakukan KPK," kata Miko lewat pernyataan tertulisnya, Sabtu 17 Juni 2017.

Miko mengatakan, status politikus Partai Hanura yang sedang ditahan itu juga tak bisa sembarangan untuk keluar masuk tahanan. Hal ini sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana.

Menurut dia, penahanan dilakukan untuk kepentingan pemeriksaan di penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan. Artinya, KPK berwenang menempatkan seseorang pada tempat tertentu dalam pengawasannya.

"Sepanjang untuk alasan pemeriksaan penegakan hukum," kata dia.

Ia menambahkan, saat ini pemeriksaan terhadap perkara pemberian keterangan palsu dalam sidang kasus dugaan korupsi KTP-el itu juga masih berlangsung. Belum lagi, praperadilan Miryam juga telah ditolak oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Oleh karena itu, ia meminta DPR tidak merecoki pemeriksaan yang tengah dilakukan penyidik KPK. Apalagi, keterangan Miryam dapat digali secara mendalam di persidangan nanti.

Ketua KPK Agus Rahardjo sebelumnya memastikan tak akan memenuhi permintaan Pansus Hak Angket yang menginginkan Miryam hadir dalam forum itu. Namun, Agus tak membeberkan alasan penolakan.

Pansus Hak Angket KPK berencana memanggil Miryam. KPK diminta mengizinkan politikus Partai Hanura itu datang ke forum Pansus.

"Kalau dia (KPK) tak memberi izin, itu bisa dikenakan pasal penyanderaan (sebagaimana diatur dalam KUHP). Harus hati-hati," kata Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK Taufiqulhadi di Kompleks Parlemen, Kamis kemarin.

Politikus Partai NasDem itu menambahkan, pihaknya akan melayangkan surat permohonan kepada KPK untuk mengizinkan Miryam hadir dalam forum Pansus. Permohonan itu sebagai wujud penghormatan Pansus terhadap KPK.

Pansus memanggil Miryam untuk mengonfirmasi dan mengelaborasi surat yang dilayangkan Miryam ke Pansus. Surat itu berisi bantahan Miryam atas tekanan sejumlah anggota Komisi III DPR untuk mencabut BAP.


(UWA)

Selamatkan Partai, Novanto Diminta Tempuh Praperadilan

Selamatkan Partai, Novanto Diminta Tempuh Praperadilan

2 hours Ago

Status tersangka Novanto dinilai akan memengaruhi partai dalam kontestasi politik yang akan dat…

BERITA LAINNYA