DPR Usik Anggaran KPK

Husen Miftahudin    •    Jumat, 21 Apr 2017 06:07 WIB
hak angket dpr
DPR Usik Anggaran KPK
Gedung Kura-kura DPR RI/ANT/Rosa Panggabean

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi III DPR mengusulkan hak angket bukan hanya untuk rekaman pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Miryam S. Haryani. Melainkan juga terhadap audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang penyalahgunaan anggaran di KPK.

"Paling tidak ada tujuh indikasi pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap perundang-undangan yang terkait dengan pengelolaan anggaran di KPK. Ini menjadi bagian dari rencana hak angket yang diinisiasi oleh Komisi III," ujar Anggota Komisi III DPR Asrul Sani di kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis 20 April 2017.

Audit BPK itu terkait anggaran beasiswa pendidikan, anggaran bantuan hukum Abraham Samad, pembangunan Gedung KPK dan lainnya. "Ada tujuh poin. Kita dalami dengan menganut asas praduga tidak bersalah," tegas Asrul.

Dalam rapat kerja antara Komisi III dengan KPK kemarin, tidak ada satu pun fraksi yang mengajukan keberatan terhadap kemungkinan penggunaan hak angket. Yang ada hanya beberapa fraksi yang harus mengonsultasikan terlebih dahulu dengan pimpinan fraksinya.

"Pengajuan hak angketnya, kan DPR sebelum reses punya waktu satu minggu, ini tentu kami akan ajukan kepada pimpinan DPR untuk dibahas di rapat Badan Musyawarah (Bamus). Kalau disetujui tentu akan dibawa ke rapat paripurna untuk ditanyakan ke seluruh anggota DPR apakah penggunaan hak angket ini bisa disetujui atau tidak," tutur dia.

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menjelaskan, usulan hak angket dari Komisi III harus disampaikan kepada pimpinan DPR dengan syarat pengajuan lebih dari 20 anggota DPR dan minimal dua fraksi.

"Semua tergantung pada yang menyampaikan apakah dia ingin menyampaikan haknya itu dan kemudian kita serahkan di (seluruh) anggota dewan, baik pimpinan atau anggota lainnya. Kita tinggal hak tersebut disetujui atau tidak," pungkas Agus.


(SCI)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

15 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA