Lion Air Harus Dikenakan Sanksi Tegas

Arga sumantri    •    Rabu, 07 Nov 2018 18:47 WIB
Lion Air Jatuh
Lion Air Harus Dikenakan Sanksi Tegas
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo (Foto:Dok.DPR RI)

Jakarta: Wakil Ketua Komisi V Sigit Sosiantomo menilai manajemen Lion Air harus diberi sanksi. Menyusul temuan Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang menyebut pesawat tersebut sudah rusak di beberapa penerbangan terakhir.

"Lion harus dikasih sanksi berat sesuai dengan undang-undang penerbangan. Ini kelalaian," tegas Sigit kepada Medcom.id, Rabu, 7 November 2018. 

Sigit mendapat informasi setidaknya ada tiga kali kerusakan terhadap pesawat sebelum jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Menurut Sigit pesawat telah mengalami kerusakan sejak penerbangan Manado-Denpasar, lalu Denpasar-Jakarta, dan Jakarta-Pangkalpinang.

"Mereka (Lion) bilang laik jalan. Itu artinya ada pembohongan yang berujung maut," tutur dia. 

Politikus PKS ini juga menduga ada yang salah dengan pesawat jenis Boeing 737-8 Max itu. Ia pun meminta pesawat jenis Boeing dievaluasi. 

"Bisa juga karena produk dari Boeing yang cacat karena kerusakan berulang," ujar Sigit. 

Hasil investigasi KNKT mengungkap sebelum hilang kontak dan jatuh, Lion Air PK-LQP mengalami kerusakan pada empat penerbangan terakhir. Termasuk rute Jakarta-Pangkalpinang dengan nomor penerbangan JT 610. 

Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono menyatakan temuan itu terungkap dari flight data recorder (FDR) pesawat yang telah ditemukan. KNKT menemukan kerusakan pada penunjuk kecepatan di pesawat atau air speed indicator pada empat penerbangan terakhir.

"Jadi, pada empat penerbangan terakhir ditemukan kerusakan pada istilahnya air speed indicator," kata Soerjanto.


(SCI)