Jokowi-Ma'ruf Optimistis Punya Fondasi Kuat Memimpin Indonesia

Achmad Zulfikar Fazli, Fachri Audhia Hafiez    •    Jumat, 10 Aug 2018 09:29 WIB
pilpres 2019
Jokowi-Ma'ruf Optimistis Punya Fondasi Kuat Memimpin Indonesia
Jokowi-Ma'ruf tiba Gedung Joang 45/Medcom.id/Fikar

Jakarta: Bakal calon presiden Joko Widodo dan bakal calon wakil presiden Ma'ruf Amin yakin mampu memimpin Indonesia periode 2019-2024. Jokowi menyebut sudah memiliki fondasi kuat melalui empat tahun pemerintahan bersama Jusuf Kalla.

"Dalam 4 tahun ini, atas rida Allah , kami letakkan fondasi kokoh agar Indonesia isa bergerak maju dengan cepat ke alam masa depan. Saya yakin Ma'ruf Amin tepat mendapingi saya melanjutkan itu," ujar Jokowi di Gedung Joang 45, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Agustus 2018.

Baca: Jokowi-Ma'ruf Disambut Selawat di Gedong Joang

Perjuangan keduanya juga dalam rangka meneruskan apa yang dilakukan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Pemilihan Gedung Joang 45 juga bukan tanpa alasan.

Jokowi-Ma'ruf memandang Gedung Joang 54 merupakan tempat pejuang politik digembleng.

"Presiden Soekarno, Bung Hatta, Adam Malik, semuanya digembleng di sini dari sisi politiknya. Gedung Joang 45 ini mewakili semangat perjuangan para pemuda yang menyala untuk merebut kemerdekaan," jelas calon petahana itu.

Ma'ruf dan Ekonomi Umat

Pada kesempatan yang sama,  Jokowi menegaskan siapa Ma'ruf sebenarnya. Ia yakin perjuangan bisa dilakukan bersama sosok yang utuh.

Ia menyebut Ma'ruf merupakan ulama bijaksana,  dihormati umat Islam di seluruh Tanah Air. Ma'ruf juga kawakan di dunia politik.

"Beliau punya pengalaman panjang di legisltaif, di DPRD, DPR MPR, dan eksekutif, dewan pertimbangan presiden, dan pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Serta dia adalah Rais Aam PBNU dan Ketua MUI. Artinya beliau memiliki rekam jejak dan pengalaman lengkap," beber Jokowi.

Baca: Jokowi-Ma'ruf Bersiap

Jokowi mengklaim berpandangan sama dengan Ma'ruf. Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar, pemerintrah harus mengentaskan kemiskinan melalui penguatan ekonomi umat.

Ma'ruf, terang Jokowi, telah dikukuhkan sebagai profesor berkaitan dengan arus ekonomi baru Indonesia. Ma'ruf sangat memahami isu itu.

Keduanya bertekad menunjukkan dan melanjutkan pembangunan berkeadilan. Kedaulatan juga menjadi poin terpenting. Blok Rokan, Blok Mahakam, dan Freeport merupakan bukti Indonesia berdaulat.

"Kita ingin sebesar-besarnya kita gunakan untuk kemakmuran rakyat. 4 tahun kita adalah bukti, ini lah fondasi yang sudah terbangun, yang perlu diteruskan dan dilanjutkan. Semoga Allah melindungi perjalanan bersama untuk Indonesia menuju negara maju," ucap eks Gubernur DKI Jakarta itu.


(OJE)