Dugaan Mahar Rp500 Miliar, PAN dan PKS Terancam Sanksi

Arga sumantri    •    Kamis, 09 Aug 2018 12:43 WIB
pilpres 2019
Dugaan Mahar Rp500 Miliar, PAN dan PKS Terancam Sanksi
Anggota Bawaslu Fritz Edward

Jakarta: PKS dan PAN terancam sanksi jika benar menerima duit Rp500 miliar dari Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno. Sanksi berupa larangan pengusungan pasangan calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2024.
 
"Kalau terbukti menerima berdasarkan putusan pengadilan, parpol tidak boleh mengajukan calon pada periode berikutnya," kata Anggota Bawaslu Fritz Edward saat dikonfirmasi, Kamis, 9 Agustus 2018.
 
Fritz mengatakan, ketentuan itu merujuk Pasal 228 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Aturan jelas melarang partai politik menerima imbalan dana jenis apapun dalam proses pencalonan.
 
"Parpol dilarang menerima imbalan apapun dalam proses pencalonan presiden dan wapres," ujarnya.

Baca: Demokrat tak Keberatan Sandiaga Dampingi Prabowo

Politikus Partai Demokrat Andi Arief menuding Wakil Gunernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menggelontorkan duit Rp500 miliar masing-masing kepada PAN dan PKS. Duit itu disebut Andi sebagai kompensasi agar PAN dan PKS menyetujui Sandiaga jadi cawapres Prabowo Subianto.
 
Andi Arief juga menuding Prabowo lebih memilih uang ketimbang berjuang. Dia pun memberi sinyal koalisi Demokrat dan Gerindra retak.
 
"Di luar dugaan kami, ternyata Prabowo mementingkan uang ketimbang jalan perjuangan yang benar. Sandi Uno yang sanggup membayar PAN dan PKS masing-masing Rp 500 M menjadi pilihannya untuk cawapres," sebut Andi Arief melalui akun Twitternya.


(FZN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

6 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA