Ganjar: PDI Perjuangan Tak Bisa Diadu Domba

K. Yudha Wirakusuma    •    Jumat, 09 Feb 2018 20:59 WIB
pemilu serentak 2019pilkada 2018
Ganjar: PDI Perjuangan Tak Bisa Diadu Domba
Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Jakarta: Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tak bisa diadu domba. PDI Perjuangan tetap solid dan satu komando. Partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini tidak bisa dipecah belah dan diadu domba dengan berbagai narasi apa pun.

Ganjar menegaskan, dalam pertarungan pilkada, lawan politik akan menggunakan segala cara untuk membuat PDI Perjuangan lemah.

“Caranya macam-macam, yang langsung ya kampanye hitam atau cara memutar dengan memecah belah partai dari dalam atau memberitakan seolah-olah ada friksi di dalam sehingga membuat kader tidak percaya diri,” katanya, di Semarang, Jumat, 9 Februari 2018.

Indikasi adu domba tersebut, menurut Ganjar, sudah terlihat dari pemberitaan media akhir-akhir ini. Di antaranya muncul berita yang membenturkan dirinya dengan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dan Menkumham Yasonna Laoly yang juga kader PDI Perjuangan.

Pembenturan tersebut, kata dia, dilakukan untuk membuat kader merasa partai tidak kompak. Dengan begitu, mesin partai tidak akan bergerak selaras dan satu komando.

“Muncul berita seolah-olah saya menyeret-nyeret nama Mbak Puan waktu saya menjadi saksi sidang KTP-el, Pak Yasonna juga. Padahal saya tidak pernah menyebut nama-nama itu. Mungkin besok saya dibenturkan dengan sekjen, bahkan dengan ketua umum. Intinya satu, membuat seolah-olah PDI Perjuangan tidak solid,” tegasnya.

Ganjar sangat yakin kader PDI Perjuangan solid sehingga adanya berita-berita yang memecah belah partai tersebut tidak mempengaruhi mesin pemenangan PDI Perjuangan di Pilgub jateng 2018.

“Saya sudah komunikasi dengan pimpinan partai. Semua sepakat bahwa serangan mulai gencar. Kita tidak boleh lengah dan jangan mudah terombang ambing,” tegasnya.


(UWA)