Kapal Selam Cagih KRI Nagapasa Tiba Akhir Bulan

Whisnu Mardiansyah    •    Minggu, 13 Aug 2017 11:56 WIB
alutsista tni
Kapal Selam Cagih KRI Nagapasa Tiba Akhir Bulan
Salah satu kapal selam milik Indonesia, KRI Nanggala 402. Foto: Antara/Syaiful Arif

Metrotvnews.com, Jakarta: TNI memperkuat alat utama sistem persenjataan (Alutsista) dengan membeli kapal selam asal Korea Selatan. Kapal selam canggih yang diberi nama KRI Nagapasa itu diperkirakan akan hadir akhir bulan Agutus.
 
"Estimasi tanggal 28 Agustus ini," kata Sekjen Kementerian Pertahanan, Widodo di Lapangan Bhineka Tunggal Ika, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu 13 Agustus 2017.
 
Kapal selam itu akan bersandar di Komando Armada Maritim Kawasan Timur (KOARMATIM) Surabaya, Jawa Timur. KRI Nagapasa akan melengkapi jajaran Satuan Kapal Selam KOARMATIM. "Sementara langsung ke Surabaya," kata Widodo.
 
Ia menjelaskan, kapal selam itu belum disertai sistem persenjataan. Sistem persenjataan KRI Nagapasa dipesan dari Italia dan ditargetkan datang akhir 2017. "Jadi senjatanya ini content yang lain. Kita lagi pesan tapi mudah-mudahan 2017 ini sudah datang," jelasnya.

Baca: Indonesia Dinilai tidak Perlu Impor Kapal Selam
 

KRI Nagapasa-403 adalah kapal selam yang dilengkapi dengan peluncur torpedo 533 mm. Kapal selam ini pun dilengkapi peluru kendali anti-kapal permukaan dan merupakan bagian dari modernisasi kapal selam TNI Angkatan Laut.
 
Adapun, penamaan Nagapasa sendiri  diambil dari anak panah Indrajit yang dahsyat. Dengan harapan diyakini akan mampu melaksanakan tugas dan fungsinya dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan negara dan keutuhan wilayah NKRI.
 
KRI Nagapasa-403 satu dari tiga kapal selam yang dibangun di galangan Kapal Selam Diesel Elektrik (DSME), Pulau Geoje, Korea Selatan. Dengan kesepakatan kontrak, dua unit diselesaikan di DSME dan satu kapal lainnya diselesaikan di PT PAL. Kapal selam ini berbobot 1400 ton, memilki panjang 61.3 meter dan lebar 7,6 meter dengan kecepatan 21 knot di bawah air.
 
Kapal selam DSME209 produksi DSME ini merupakan kapal selam dengan Latest Combat System, Enhanced Operating System, Non-hull Penetrating Mast and Comfortable Accommodation, serta dilengkapi dengan peluncur torpedo yang mampu meluncurkan torpedo 533 mm dan peluru kendali anti kapal permukaan yang merupakan modernisasi armada kapal selam TNI Angkatan Laut.

Baca: Panglima TNI Dorong Menhan Segera Beli Kapal Selam dan Shukoi 
 
Perjalanan panjang pembangunan Kapal Selam Diesel Elektrik DSME 209 ini meliputi kegiatan steel cutting KRI Nagapasa-403 pada 3 Desember 2013, keel laying pada 9 April 2015, serta peluncuran pada 24 Maret 2016 yang kemudian dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan sea trial serta pelatihan awak KRI Nagapasa-403 selama satu tahun.
 
Pada peresmiannya, 2 Agustus lalu oleh Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di Korea Selatan juga dilaksanakan pengukuhan Komandan yaitu Letkol Laut (P) Hari Setyawan dan pengawak KRI Nagapasa -403.
 
Kepada komandan kapal dan para pengawak KRI Nagapasa-403, Menhan menekankan agar kapal selam ini dapat dirawat dengan penuh tanggung jawab dengan memahami betul pengoperasian kapal secara tepat.
 
TNI AL juga diminta mengadakan latihan terus menerus, bertahap dan berlanjut guna meningkatkan profesionalisme pengawak KRI Nagapasa-403.




(FZN)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

45 minutes Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA