Elektabilitas AHY Terus Dipantau

M Rodhi Aulia    •    Rabu, 06 Dec 2017 10:36 WIB
pemilu serentak 2019
Elektabilitas AHY Terus Dipantau
Agus Hartimurti Yudhoyono - MI/Arya Manggala.

Jakarta: Wakil Sekjen Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsuddin menyambut baik elektabilitas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menunjukkan trend positif. Namun Demokrat tidak akan terburu-buru mengambil keputusan pencalonan AHY di Pilpres 2019. 

"Survei menunjukkan bahwa AHY tidak saja diinginkan oleh mayoritas kader Partai Demokrat, tetapi juga masyarakat yang menghendaki penyegaran," kata Didi kepada Medcom.id, Rabu 6 Desember 2017.

Didi menuturkan hal tersebut merupakan kabar yang baik bagi perkembangan politik di Indonesia. Di mana ke depan negeri ini menginginkan pemimpin-pemimpin muda yang bisa merangkul semua pihak dan memberi solusi bagi Indonesia ke depan. 

"Setidak-tidaknya dari hasil beberapa lembaga survei yang kredibel telah menempatkan AHY sebagai kader yang elektabilitasnya tinggi, bahkan nomor satu untuk cawapres," ucap dia.

Meski demikian, lanjut Didi, pihaknya lebih dulu akan memantau elektabilitas AHY. Didi meyakini AHY akan diusung Demokrat jika elektabilitasnya semakin tinggi.

"Andai AHY tetap tertinggi di antara kader-kader potensial lain yang ada di Partai Demokrat, tentu sangatlah tepat dan rasional pada saatnya AHY yang akan diusung," ujar dia.

Menurut Didi, Partai Demokrat merupakan partai yang demokratis. Pihaknya akan memberikan peluang terbaik bagi semua yang layak dan mumpuni sebagai pemimpin masa depan.

Apalagi cukup banyak kader-kader lain di Demokrat yang layak maju di Piplres. Adapula sejumlah kepala daerah yang dinilai sukses termasuk beberapa politikus senior di Demokrat.

"Oleh karenanya kami tetap menunggu. Manakala tahun depan pada saat yang tepat, AHY tetap tertinggi elektabiltasnya di antara kader-kader yang ada, maka AHY lah yang akan diusung," kata dia.
 


(REN)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

6 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA