Novanto Dipastikan Hadir pada Rapat Paripurna DPR

Ilham wibowo    •    Rabu, 15 Nov 2017 10:56 WIB
korupsi e-ktpsetya novanto
Novanto Dipastikan Hadir pada Rapat Paripurna DPR
Ketua DPR Setya Novanto. Foto: MI/Susanto.

Jakarta: Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Damayanti memastikan, Ketua DPR Setya Novanto akan menghadiri rapat paripurna masa sidang II. Novanto dijadwalkan akan membacakan pidato persidangan.  

"Sampai sekarang masih konfirm (hadir), mungkin nanti kita lihat," kata Damayanti di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu, 15 November 2017. 

Meski dihadiri Novanto, pimpinan sidang paripurna kali ini akan diserahkan kepada Wakil Ketua DPR Agus Hermanto. Menurut dia, Novanto hanya akan mengambil sesi pidato sebagai ketua DPR. 

"Karena ini masa persidangan, beliau biasanya membacakan (pidato), semoga sesuai rencana," ujar Damayanti. 

Sementara itu, Agus Hermanto mengatakan, rapat ini akan membahas sejumlah agenda, terutama isu terkini di tengah masyarakat. Menurut dia, ada Novanto atau tidak, rapat paripurna tetap berjalan. Pimpinan DPR yang bersifat kolektif kolegial bisa menggantikan peran Novanto. 

“Jadi yang disampaikan dalam pidato pembukaan yang menyampaikan itu pimpinan. Pimpinan itu boleh saja Pak Nov, boleh saja pimpinan yang lain, sehingga tidak harus dikhususkan ke Pak Nov,” ujar Agus. 

Sementara itu, Setya Novanto sedianya dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini. Dia akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka korupsi KTP elektronik (KTP-el).

Baca: Novanto Kembali Absen Pemeriksaan Korupsi KTP-el

Fredrich Yunadi, kuasa hukum Novanto, mengatakan, kliennya tidak memenuhi panggilan lantaran masih menunggu hasil uji materi Undang-Undang Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK di Mahkamah Konstitusi (MK). Surat pemberitahuan ketidakhadiran Novanto diklaim telah dikirimkan kepada KPK.

Ini keempat kalinya Ketua Umum Partai Golkar itu tidak memenuhi panggilan KPK. Dia tiga kali absen sebagai saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo dan satu kali sebagai tersangka setelah kembali terjerat kasus itu.




(OGI)