KPK tak Berniat Melecehkan DPR

Damar Iradat    •    Selasa, 20 Jun 2017 11:53 WIB
angket kpk
KPK tak Berniat Melecehkan DPR
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif. Foto: MI/Romy

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak berniat melecehkan Pansus Hak Angket maupun DPR secara kelembagaan. Keputusan KPK tidak menghadirkan Miryam S. Haryani demi penegakan hukum.
 
"KPK tidak pernah bermaksud melecehkan lembaga DPR. KPK hanya mengutip beberapa Pasal UU MD3 dan UU KPK," kata Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarif, saat dikonfirmasi, Selasa 20 Juni 2017.
 
Laode mengatakan, keinginan DPR menghadirkan politikus Partai Hanura itu bukan hal yang dianjurkan. Apalagi, proses dan substansi Pansus dinilai cacat hukum oleh beberapa pakar hukum tata negara negara dan hukum administrasi negara.
 
Selain itu, pemanggilan seorang tersangka atau tahanan yang diperiksa dapat diartikan sebagai obstruction of justice. "Karena, proses hukum tidak boleh dicampuradukan dengan politik," ujarnya.
 
Pansus Hak Angket KPK telah membacakan surat penolakan dari KPK terkait penolakan untuk menghadirkan Miryam dalam rapat, Senin 19 Juni 2017. Namun, pansus bersikeras bakal memanggil paksa eks anggota DPR Miryam S. Haryani jika tidak diizinkan KPK. Miryam akan dimintai keterangan terkait surat yang menyangkut kasus korupsi KTP elektonik (KTP-el).
 
Wakil Ketua Pansus KPK Taufiqulhadi berharap KPK mengizinkan Miryam datang menghadiri undangan pansus. Dia mengatakan, kedatangan Miryam ke pansus untuk dikonfirmasi terkait surat yang dikirim ke pansus. Miryam dalam suratnya menyebut tidak pernah ditekan oleh anggota Komisi III dalam penyelidikan kasus korupsi KTP-el.
 


(FZN)

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

2 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan internal terhadap tujuh orang penyidi…

BERITA LAINNYA