Fadli Zon Minta Nusron Wahid Mundur dari Kepala BNP2TKI

M Rodhi Aulia    •    Selasa, 20 Sep 2016 16:41 WIB
bnp2tki
Fadli Zon Minta Nusron Wahid Mundur dari Kepala BNP2TKI
Fadli Zon--Metrotvnews.com/M Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta Nusron Wahid mundur dari jabatan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI). Pasalnya Nusron aktif sebagai ketua tim pemenangan salah satu pasangan calon di Pilgub DKI Jakarta 2017.

"Nusron Wahid adalah pejabat negara. Digaji oleh uang rakyat dan harus fokus dengan tugasnya mengurus persoalan TKI," kata Fadli dalam siaran persnya, Selasa (20/9/2016).

Fadli menilai Nusron Wahid melanggar Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Khususnya Pasal 71 yang menyatakan bahwa pejabat negara dilarang membuat keputusan yang menguntungkan salah satu pasangan calon.

Nusron Wahid--MI/Muhammad Irfan

Menurut Fadli, Nusron Wahid harus memilih salah satu. Apakah tetap menjadi Kepala BNP2TKI atau menjadi Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon di Pilkada. "Itu hak yang bersangkutan," ucap dia.

Wakil Ketua Umum Gerindra ini juga mendesak Presiden Jokowi agar konsisten dengan komitmennya bahwa tidak ada pembantunya yang merangkap jabatan. Fadli khawatir Nusron Wahid menyalahgunakan jabatan negara untuk kepentingan politik pragmatis.

"Keterlibatan Nusron dalam Pilgub DKI Jakarta 2017 sebagai ketua tim pemenangan, selain akan menjadikan kinerjanya sebagai pejabat negara tidak maksimal, juga berpotensi abuse of power," ucap dia.

Nusron menanggapi dingin pernyataan Fadli. Nusron mengatakan setidaknya dia memiliki tiga opsi. Yaitu mengundurkan diri dari tim pemenangan Ahok, mengundurkan diri dari BNP2TKI, atau cuti dari BNP2TKI dan tetap aktif dalam tim pemenangan Ahok.

Politikus Partai Golkar ini mengaku sudah berkomunikasi dengan Presiden Jokowi terkait dilema yang ia rasakan ini. Nusron menanti keputusan Presiden. "Terserah nanti, apa yang menjadi keputusan Presiden," ucap Nusron singkat.


(YDH)

Ahok Dinilai Tulus Bekerja, tak Peduli Popularitas

Ahok Dinilai Tulus Bekerja, tak Peduli Popularitas

10 minutes Ago

Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat (Ahok-…

BERITA LAINNYA
Video /