Ombudsman: Data Ahok dan Anies Soal Peringkat Kemendikbud Benar

Ilham wibowo    •    Minggu, 29 Jan 2017 07:39 WIB
pilkada dki 2017
Ombudsman: Data Ahok dan Anies Soal Peringkat Kemendikbud Benar
Dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta saling berjabat tangan usai mengikuti Debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (27/1) - ANT/Hafidz Mubarak A

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala mengungkapkan data soal peringkat Kemendikbud yang diungkapkan calon Gubernur nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan calon Gubernur nomor urut tiga Anies Baswedan benar. Keduanya adu data soal peringkat Kemendikbud dalam Debat Kandidat Kedua.

"Dua duanya (baik Ahok maupun Anies) menyampaikan data benar karena diambil dalam dua periode berbeda," kata Adrianus dalam acara Prime Time Metro TV, Minggu (29/1/2017)

Adrianus menuturkan pada tahun 2015 Kemendikbud menyandang rapot merah. Saat itu, posisi peringkat akuntabilitasnya berada pada urutan 22.

Sementara data kenaikan peringkat Kemendikbud untuk tahun 2016, belum diunggah secara penuh oleh Ombudsman. Sehingga, wajar apabila data yang disampaikan Ahok hanya mengacu pada 2015.

"Tahun 2015 Bapenas menargetkan Kemendikbud agar lebih baik, kemudian menteri waktu itu ngebut, sehingga naik peringkat. Data 2016 memang belum kami upload secara penuh," ujar dia.

Kinerja Anies saat menjabat Menteri dianggap sukses. Akan tetapi, belum sempat menerima penghargaan, Anies di-reshuffle.

"Pak Anies kemudian diganti dan yang menerima penghargaan adalah Pak Muhajir Effendy (Menteri Pendidikan saat ini)," kata Adrianus.

Dalam acara debat kandidat Jumat 27 Januari, Anies sempat menyerang pasangan calon nomor urut dua dengan data pemeringkatan Provinsi dari Ombudsman. Dalam data, Jakarta diketahui berada pada urutan 16 dari 33 Provinsi.

Ahok mengakui hal itu. Dia lalu menyerang balik Anies.

"Jakarta kota besar, orangnya banyak. Wajar kami juara 16 dari 33 provinsi (untuk penilaian kepatuhan pada 2015). Tapi, Kemendikbud yang Anda pimpin justru ada di peringkat 22 dari 22 (peringkat akuntabilitas kementerian). Tak ada progres," ujar Ahok.

Pernyataan Ahok lantas diralat Anies pada kesempatan pertanyaan selanjutnya. "Peringkat 22 itu sebelum saya menjadi Mendikbud. Setelah saya menjabat, justru naik 9 peringkat," kata Anies.


(REN)

KPK akan Pelajari Laporan Harta Kekayaan Novanto

KPK akan Pelajari Laporan Harta Kekayaan Novanto

4 hours Ago

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Setya Novanto menjadi pintu masuk Kom…

BERITA LAINNYA