Fadli Zon & Fahri Hamzah tak Hadir 'Aksi Bela Islam III'

Al Abrar    •    Senin, 28 Nov 2016 20:24 WIB
unjuk rasa
Fadli Zon & Fahri Hamzah tak Hadir 'Aksi Bela Islam III'
Fadli Zon--Metrotvnews.com/M Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Dua Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon tidak akan ikut 'Aksi Bela Islam III' pada 2 Desember (212). Unjuk rasa dilakukan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) untuk menuntut penahanan Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama.

"Saya kebetulan tanggal 2 Desember ada di luar negeri. Ada di Panama jadi pembicara sebagai Ketua Global Conference of Parliamentarians Against Corruption (Gopec). Lusa berangkat. Jadi tidak bisa hadir," kata Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/11/2016).

Baca: Kapolri akan Cabut Larangan bagi PO Bus Pedemo

Politikus Gerindra ini mengaku diundang secara lisan oleh GNPF MUI untuk menghadiri unjuk rasa dan salat Jumat berjemaah di Monumen Nasional (Monas). Fadli mengklaim peristiwa itu akan menjadi sejarah, sayang dirinya tidak bisa menghadirinya.

"Ya dapat undangan dari GNPF MUI lisan saja. Kalau saya di Indonesia saya hadir. Kan itu peristiwa sejarah. Salat jumat di HI dan monas jarang-jarang," ujarnya.

Begitu pula dengan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Fahri akan berkunjung ke Uzbekistan. Fahri dan rombongan akan berangkat 2 Desember pagi. "Ada tugas negara," ucap Fahri.

Dua pimpinan DPR ini sempat menghadiri unjuk rasa 'Bela Islam II' pada 4 November 2016. Bahkan usai unjuk rasa Fahri dan Fadli dilaporkan ke Bareksrim Mabes Polri dan Mahkamah Kehormatan Dewan karena dinilai melakukan penghinaan pada Presiden Joko Widodo.

Di MKD proses laporan tersebut tidak ditindaklanjuti lantaran pelapor atas nama Komite Nasional Komite Penegak Pro Justicia (KPPJ) tidak melengkapi alat bukti.

Demonstrasi 212 bakal bergeser dari lokasi semula: dari Jalan MH Thamrin - Jalan Jenderal Sudirman, diubah di lapangan Monas. "Kita capai kesepakatan di Monas. Acara digelar pukul 08.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Kegiatan keagaman zikir, tauziah, doa dan salat Jumat," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Senin 28 November.

Jenderal bintang empat ini memastikan tak akan ada pihak yang dirugikan dengan aksi demonstrasi 2 Desember. Sebab tidak akan memacetakan jalan protokol. Polri berjanji membantu pelaksanaan aksi tersebut. Keselamatan warga merupakan hal utama.



Mabes Polri menegaskan maklumat yang dikeluarkan Kapolri terkait demonstrasi 212. Polisi menangkap adanya potensi gangguan kepentingan umum apabila pedemo menggelar salat Jumat di badan Jalan M.H. Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman.


(YDH)