Jokowi-Ma'ruf Diyakini Raup 65% Suara di Sumut

Arga sumantri    •    Selasa, 16 Oct 2018 16:16 WIB
pilpres 2019Jokowi-Ma`ruf
Jokowi-Ma'ruf Diyakini Raup 65% Suara di Sumut
Politikus PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat/Medcom.id/Arga Sumantri

Jakarta: Politikus PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat optimistis pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang di Sumatera Utara. Ia menargetkan Jokowi-Ma'ruf meraih lebih dari 50 persen suara.

"Kita targetkan paling tidak 65 persen target kemenangan di Sumatera Utara, mungkin bisa lebih daripada itu," kata Djarot di Posko Cemara 19 Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 16 Oktober 2018.

Djarot mengatakan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla menang di Sumut pada Pilpres 2014. Kala itu, suara Jokowi-Kalla mencapai 53 persen.

"Dengan adanya bukti yang dirasakan masyarakat Sumatera Utara, Insyaallah bisa sampai 65 persen," tegas Djarot.

Baca: Program Prioritas Jokowi-Ma'ruf

Djarot mengklaim dukungan terhadap Jokowi-Ma'ruf di Sumut terus tumbuh. Puluhan organisasi relawan Jokowi-Ma'ruf sudah terbentuk secara mandiri dan segera mendeklarasikan diri.

"Sumut ini termasuk salah satu provinsi yang menikmati hasil kerja nyata dari Pak Jokowi-JK," ucap Mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Djarot menyebut sejumlah alumni perguruan tinggi di Sumut juga mulai menggalang dukungan untuk petahana. Misalnya, komunitas alumni Universitas Gajah Mada (UGM) yang juga diikuti Djarot. Mereka mulai menggerakkan jaringannya masing-masing.

"Juga alumni universitas lain," ucap dia.

Baca: Kubu Jokowi-Ma'ruf tak Terlena Hasil Survei

Menurut Djarot, dukungan terus mengalir lantaran masyarakat Sumut betul-betul merasakan hasil pemerintahan Jokowi-JK empat tahun terakhir. Beberapa di antaranya soal sertifikat tanah, Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Djarot juga mengklaim masyarakat Sumut merasakan akses perekonomian yang lebih baik selama dipimpin Jokowi. Lapangan kerja terbuka semakin luas, misalnya di kawasan industri baru di Kuala Tanjung.

"Kawasan ekonomi khusus di sana membuka lapangan kerja yang luar biasa," ucap dia.




(OJE)